Tips Puasa Bagi Pendetia Mag – PT Solid Gold Berjangka

PT SOLID GOLD BERJANGKA – Penderita asam lambung seperti maag dan GERD (asam lambung yang naik ke kerongkongan) akan merasa cemas jika penyakitnya akan semakin parah atau kambuhan selama menjalankan ibadah puasa.

Apalagi penderita penyakit asam lambung, memang dianjurkan untuk tidak telat makan. Namun, itu bukan alasan untuk tidak berpuasa.

Bahkan, puasa ternyata dapat meringankan penyakit asam lambung.

Hal tersebut didukung oleh suatu penelitian di Indonesia yang menunjukkan orang yang memiliki GERD dan menjalani puasa mengaku keluhannya lebih ringan dibanding mereka yang tidak berpuasa.

Apa yang harus dilakukan penderita maag dan GERD agar dapat berpuasa nyaman dan lancar selama bulan Ramadan

Jangan Telat Sahur

Sahur sangat diperlukan bagi tubuh sebagai bekal nutrisi dan tenga agar kita dapat beraktivitas lancar selama kurang lebih 14 jam berpuasa.

Usahakan bangun tepat waktu selama sahur agar Anda tidak terburu-buru untuk menghabiskan makanan.

Perlu diperhatikan pula untuk tidak makan terlalu banyak karena dapat membuat lambung bekerja lebih keras dan dapat memicu timbulnya keluhan pada lambung.

Segera Sahur

Segeralah berbuka saat azan magrib berkumandang. Upayakan untuk berbuka puasa dengan porsi makanan yang sewajarnya, secara bertahap, dan tidak dalam jumlah besar dalam satu waktu.

Misalnya, membaginya menjadi 3 tahap yaitu makanan ringan saat berbuka puasa seperti kurma, makan malam setelah solat magrib.

Yang komposisi dan porsinya seperti saat sahur, dan camilan malam hari setelah solat terawih seperti buah-buahan dan biskuit.

Makan secara bertahap dan mengunyah makanan dengan baik akan membuat kerja lambung tidak terlalu berat karena lambung membutuhkan ruang untuk mencerna makanan.

Pilih Makanan

Asupan total kalori saat bulan puasa tetap sama dengan bulan lainnya. Hanya saja, saat bulan puasa frekuensi makannya menjadi 2 kali.

Pilihlah makanan sahur yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum, dan oatmeal sebab makanan tersebut dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Jangan lupa untuk tetap tingkatkan asupan protein, sayur, dan buah-buahan.

Hindari mengonsumsi daging yang berlebihan saat sahur, pilihlah daging yang rendah lemak dan batasi makan jeroan.

Selama sahur dan buka puasa, batasi konsumsi makanan yang memicu naiknya asam lambung seperti makanan tinggi lemak (gorengan), tinggi gula, asam, dan pedas.

Untuk pengolahan makanan, utamakan dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang agar kadar minyak dalam makanan tidak tinggi – PT SOLID GOLD BERJANGKA