SOLID GOLD   –    Rupiah Melemah Dampak Dari Tax Amnesty

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG    –    Berita saat ini (14/09) nilai tukar rupiah terhadap USD terpantau melemah. Bahkan, nilai tukar rupiah saat ini telah menyentuh level Rp 13.200 per USD. Dilansir dari data Bloomberg, pergerakan rupiah dibuka ke posisi Rp 13.170 per USD jika dibandingkan dengan posisi sebelumnya yang berada di Rp 13.168 per USD.

Tidak beberapa lama setelahnya, rupiah tersungkur hingga mencapai level Rp 13.235 per USD. Rupiah melemah hingga mencapai 67 poin atau setara dengan 0,51%. Adapun rentang gerak rupiah pagi ini berada di Rp 13.170 – Rp 13.235 per USD. Sementara itu, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah bergerak di Rp 13.224 per USD. Rupiah melemah hingga 40 poin atau setara dengan 0,30%.

Mengutip analis Samuel Sekuritas, Rangga Cipta, rupiah melemah cukup tajam di perdagangan Selasa bersamaan dengan penguatan USD di Asia. Dengan meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap Jokowi menjadi satu-satunya berita positif. Di sisi lain, ealaupun peluang kenaikan FFR target di bulan September 2016 terus mengecil, dolar index masih berhasil menguat, terutama merespon anjloknya harga minyak mentah.

“ECB yang tidak menambah stimulus pekan lalu terus mengecewakan investor obligasi terlihat dari imbal hasil global yang terus naik. Penguatan USD bisa bertahan di sepanjang minggu ini hingga FOMC pertemuan pekan depan”. Dari sumber lainnya di pasar spot nilai tukar rupiah terangkat 0,51% jadi Rp 13.168 per USD, meski di kurs tengah BI rupiah sedang terpuruk 0,47% ke Rp 13.151 per USD. Tapi, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures Faisyal mengatakan, pada saat yang sama ada kans rupiah ikut melemah. Penyebabnya adalah perpanjangan periode pengumpulan tax amnesty.

Hari ini rupiah diprediksi bergerak di antara Rp 13.050 – Rp 13.180 per USD. Adapun Faisyal menebak nilai tukar rupiah terhadap USD ada di kisaran Rp 13.140– Rp 13.240    –    SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : investasi.kontan.co.id