SOLID GOLD  –  Tak Ada Kata Sepakat Minyak Mentah Turun

SOLID GOLD PALEMBANG   –    Selasa (22/11) Harga minyak mentah ditutup mendekati US$48 per barel setelah komite OPEC gagal menyepakati tingkat produksi Iran dan Irak. Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari turun US$0,21 atau 0,4% ke posisi US$48,03 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, Brent untuk pengiriman Januari naik US$0,22 ke posisi US$49,12 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Seperti dilansir Bloomberg, pembicaraan OPEC di Wina pada Selasa belum menjawab pertanyaan apakah Irak dan Iran akan berpartisipasi dalam pengurangan produksi dan akan menunda pembicaraan tersebut hingga pertemuan para menteri pada 30 November. Harga minyak sempat menguat ketika delegasi OPEC dari Nigeria, Ibrahim Waya,  mengatakan bahwa kesepakatan akan diselesaikan setelah pembicaraan di Wina selesai.

Gagalnya pencapaian kesepakatan, dengan hanya seminggu sebelum menteri negara-negara OPEC berkumpul di Wina, membuka kemungkinan gagalnya implementasi pembatasan produksi yang diuraikan pada akhir September lalu. Rencana OPEC untuk memangkas produksi untuk pertama kalinya dalam delapan tahun ini dipersulit oleh tekad Iran untuk meningkatkan volume, peningkatan produksi di Nigeria dan Libya, serta Irak yang meminta pengecualian dalam pembatasan produksi.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember ditutup menguat 3,9% atau US$1,80 ke posisi US$47,49 per barel di New York Mercantile Exchange. Ini adalah penutupan tertinggi sejak 28 Oktober. Sementara itu, minyak Brent untuk pengiriman Januari ditutu menguat 4,4% atau US$ 2.04 ke level US$48,90 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, yang juga penutupan tertinggi sejak 28 Oktober.

Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh optimis bahwa OPEC akan mencapai konsensus dalam perundingan, menurut komentar yang dipublikasikan oleh kantor berita Shana. Sementara itu, Menteri Perminyakan Irak Jabbar Al-Luaibi menyatakan bahwa Irak akan menawarkan rencana untuk membantu mencapai kesepakatan.

Minyak telah kembali pulih dari level terendah 8 pekan pada 14 November setelah anggota OPEC memperbarui upaya diplomatik sebelum pertemuan 30 November di Wina untuk menyelesaikan kesepakatan pasokan yang sebelumnya disepakati secara informal pada bulan September.  –   SOLIDGOLD