SOLID GOLD BERJANGKA  –  MSCI Melemah Di Awal Pekan

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –   Senin (15/08) pergerakan bursa saham Asia dilaporkan melemah dari level tertingginya dalam 1 tahun pada perdagangan, di tengah kekecewaan terhadap data perekonomian di Jepang dan AS yang membatasi permintaan terhadap aset yang berisiko bahkan dengan mengalami rebound minyak mentah.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4% ke 139,40 dan lanjut turun 0,4%, tertekan oleh saham perusahaan pertambangan setelah mengalami kemerosotan harga nikel sebesar 4% yang menekan laju indeks London Metal Exchange Metals Index. Seperti dilansir dari data Bloomberg, para investor terombang – ambing atas prospek ekonomi global dengan adanya bukti pertumbuhan yang tidak merata pada negara dengan perekonomian terbesar di dunia tersebut.

Data penjualan ritel di AS yang bergerak stagnan serta mengalami penurunan tak terduga dalam harga grosir turut meyebabkan tertutupnya kemungkinan kenaikan suku bunga oleh The Fed. Shoji Hirakawa, Kepala Strategi Global Tokai Tokyo Research Center “Ekonomi AS mungkin akan kehilangan sedikit momentum dalam perjalanan kenaikannya. Angka yang lemah juga berarti lemahnya perhatian akan pengetatan”.

Saat ini Jepang membukukan ekspansi tahunan untuk kuartal ke 2 sebesar hanya 0,2%, di bawah proyeksi para ekonom sebesar 0,7%. Para pejabat di negara dengan dengan perekonomian terbesar ke 2 di dunia, saat ini sedang berjuang untuk memacu pertumbuhan harga di antaranya melalui tingkat suku bunga negatif bank sentral Jepang dan program pembelian aset yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sedangkan indeks Topix Jepang turun 0,2%. Kemudian dikuti oleh indeks  S&P/ASX 200 Australia yang melemah 0,2% dan indeks S&P/NZX 50 New Zealand naik 0,1%. Sekitar 3 hari yang lalu indeks MSCI Asia Pacific menguat 0,1% ke level 139,17 dan menuju penguatan seminggu sebesar 2,5%.

Bursa saham Jepang kembali dibuka setelah liburan mengalami penguatan sebesar  0,7% menyusul melemahnya yen terhadap USD. Untuk indeks The S & P 500, indeks Dow Jones Industrial Average dan indeks komposit Nasdaq yang sama – sama ditutup pada level tertinggi sepanjang masa. Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,3%, disusul dengan indeks S&P/ ASX 200 Australia menguat 0,4% sedangkan indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru menguat 0,3%   –   SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : market.bisnis.com