SOLID GOLD BERJANGKA  –   MSCI Dibuka Melemah

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –   Hari ini Senin (22/08) pergerakan bursa saham Asia dilaporkan melemah, di saat para investor memikirkan langkah kedepan tentang kenaikan suku bunga AS menyusul pernyataan pejabat The Fed. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,1% ke 139 , sementara indeks Topix Jepang naik 0,4% sejalan dengan pelemahan yen setelah ada pernyataan dari Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda menyatakan ada kesempatan bagi pelonggaran lebih lanjut pada bulan September.

Seperti dikutip dari data Bloomberg, Wakil Gubernur The Fed Stanley Fischer memberi sinyal bahwa langkah penaikan suku
bunga FFR untuk tahun ini masih dalam pertimbangan.Pernyataan Fischer seakan mendukung komentar hawkish Ketua The Fed wilayah New York William Dudley pekan sebelumnya serta diberikan menjelang pidato Gubernur Fed Janet Yallen pekan ini di Jackson Hole, Wyoming.

Matthew Sherwood, Kepala strategi investasi Perpetual Ltd. “Komentar dari The Fed seakan ada di mana-mana sehingga
menjadi tugas Janet Yellen Jumat ini untuk mencoba memusatkan semua komentar tersebut ke dalam pernyataan koheren yang
dapat menimbulkan reaksi pada pasar. Ada sedikit alasan bagi The Fed untuk perlu menaikkan suku bunganya”.

Bursa Asia sebelumnya telah mengalami reli 23% dari level terendahnya setelah data ekonomi yang mengecewakan dari para
negara dengan perekonomian terbesar di dunia adanya pendapat bahwa The Fed akan terus mendukung mereka dengan stimulus
dan pelonggaran kebijakan moneter.

Sejalan dengan pelemahan bursa Asia pagi ini, indeks Kospi Korea Selatan dilaporkan melemah 0,3%. Indeks S&P/ASX 200
Australia turun 0,1% dan indeks S&P/NZX 50 New Zealand naik 0,3%. Pada jumat lalu Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,2% ke 139,59, sementara indeks Topix Jepang naik 0,4% saat yen diperdagangkan di posisi 100,14 per USD.Seperti dilansir Bloomberg, hasil risalah rapat The Fed pada pertemuan Juli memicu prediksi bahwa suku bunga AS akan tetap rendah dalam waktu yang lama serta memadamkan spekulasi bahwa biaya pinjaman akan secepatnya dinaikkan.
Kinerja minyak mentah menguat untuk hari ketujuh berturut-turut di tengah spekulasi para produsen minyak utama akan
membatasi produksi. Jumlah persediaan minyak mentah AS mengalami penurunan terbesar dalam lima pekan hingga 12 Agustus,
menurut data badan energi EIA. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan dilaporkan menanjak 0,1%. Indeks S&P/ASX 200 Australia juga naik 0,1% dan indeks S&P/NZX 50 New Zealand sedikit berubah  – SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : market.bisnis.com