SOLID GOLD  –  Minyak Mentah Melonjak, Pemotogan Minyak di Rusia

SOLID GOLD PALEMBANG  –  Harga minyak mentah melonjak sekitar 2%, setelah Arab Saudi dan Rusia sepakat untuk pemotongan pasokan dapat diperpanjang hingga bulan Maret 2018. Menteri energi dari dua produsen teratas dunia ini mengatakan bahwa pemotongan pasokan harus diperpanjang selama sembilan bulan, sampai bulan Maret 2018.

Itu lebih panjang dari enam bulan perpanjangan opsional yang ditentukan dalam kesepakatan tersebut. Harga minyak mentah berjangka A.S. berakhir naik $ 1,01, atau 2,1%, lebih tinggi pada $ 48,85 per barel, dari puncak sesi $ 49,66.

Statement menteri energi kedua negara teratas tersebut mengejutkan pasar, meskipun tetap harus dilihat apakah semua negara yang berpartisipasi dalam kesepakatan tersebut akan setuju dengan sikap Saudi dan Rusia. Beberapa analis meragukan produsen akan bertahan di tepi jalan yang panjang.

Para menteri dari OPEC dan negara-negara non-OPEC bertemu untuk memutuskan kebijakan pada tanggal 25 Mei di Wina, dan OPEC juga telah mengundang dua produsen kecil yang tidak terlibat dalam kesepakatan awal, Mesir dan Turkmenistan untuk dapat hadir.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah berpotensi retreat dengan adanya keraguan apakah negara produsen lain akan setuju dengan kesepakatan Arab Saudi-Rusia. Namun jika dollar AS terus lanjutkan pelemahan akan dapat menopang harga. Harga minyak mentah diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support $ 48,35-$ 47,85, dan jika harga bergerak naik akan menguji kisaran Resistance $ 49,35-$ 49,85.  –   SOLID GOLD