SOLID GOLD | Indeks Emas Terpeleset dan Memperpanjang Penurunannya Seiring Penguatan USD

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Emas berjangka menetap lebih rendah dan memperpanjang penurunan mereka di perdagangan elektronik seiring indeks USD naik ke posisi tertinggi sesi baru, tak lama setelah rilis menit dari pertemuan kebijakan moneter September The Fed.–//Solidgold

Solidberjangka : Dalam perdagangan elektronik pada Rabu, emas Desember berada di level $ 1,226.10 per ounce. Kontrak itu telah kehilangan $ 3,60, atau 0,3%, untuk menetap di level $ 1,227.40 per ounce. Emas mengakhiri Selasa di level $ 1.231, yang tertinggi sejak 31 Juli untuk kontrak teraktif, menurut data FactSet.

Solidgold Berjangka : Emas naik hampir 3% sejauh ini di bulan Oktober, memangkas penurunan year-to-date hingga mendekati 6%. Perak Desember turun 3,8 sen, atau 0,3%, di level $ 14,633 per ounce. Indeks USD sentuh posisi tertinggi dengan naik 0,5% ke posisi 95,54.

Kenaikan indeks USD terjadi usai pertemuan kebijakan moneter the Fed. Mayoritas pejabat senior the Fed yakin suku bunga akan terus meningkat. Harga emas untuk pengiriman Desember melemah USD 3,6 atau 0,3 persen ke posisi USD 1.227,40 per ounce. Kontrak itu berakir pada Selasa ke posisi USD 1.231 yang merupakan posisi tertinggi sejak 31 Juli. Sepanjang Oktober, harga emas sudah naik hampir tiga persen. –>> PT Solidberjangka

PT Solidgold Berjangka : The Fed telah menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali pada 2018. Suku bunga the Fed akan kembali naik untuk keempat kali sebelum akhir 2018. Ini dapat memberikan perlawanan terhadap harga emas. Hal ini karena kenaikan suku bunga membuat USD menguat. Selain itu, obligasi pemerintah pun menjadi investasi lebih menarik ketimbang emas  –  SOLID GOLD BERJANGKA