SOLID GOLD BERJANGKA  –  Wallstreet Mencatatkan Rekor, Optimisme Investor

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG   –   Kamis (16/02) Bursa Saham AS ditutup mencapai rekor posisi tertinggi baru untuk hari kelima berturut-turut terpicu optimisme investor pada agenda pertumbuhan ekonomi Presiden Donald Trump. Presiden AS terus mempromosikan agenda ekonomi dalam pertemuan dengan CEO ritel.

Presiden Trump mengatakan pemerintah tetap fokus pada isu-isu yang akan membawa pertumbuhan ekonomi. Indeks Dow Jones Industrial Average menambahkan 107 poin dengan saham Procter & Gamble memberikan kontribusi paling besar untuk keuntungan. Saham naik 3,7 persen setelah CNBC melaporkan Selasa malam, mengutip sumber-sumber, bahwa Nelson Peltz’s Trian Fund Management telah mengambil saham di Procter & Gamble dan posisi dana saat ini bernilai sekitar $ 3,5 miliar.

Pengajuan resmi yang dirilis Selasa juga menunjukkan beberapa investor hedge fund AS utama memindahkan bagian signifikan dari portofolio mereka ke saham keuangan dan farmasi. Sektor perawatan kesehatan naik hampir 1,2% untuk memimpin S & P 500 yang lebih tinggi di tutup.

Dolar AS diperdagangkan lebih rendah terhadap sekeranjang mata uang, dengan euro dekat $ 1,06 dan yen sekitar ¥ 114,1 melawan greenback. Penjualan ritel juga mengalahkan ekspektasi, dengan kenaikan 0,4 persen untuk bulan Januari setelah keuntungan direvisi naik 1 persen pada Desember. Yang disebut penjualan ritel inti, tidak termasuk mobil, bensin, bahan bangunan dan jasa makanan, mencatat kenaikan 0,4%.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 107,45 poin, atau senilai dengan 0,52% di 20,611.86, dengan kenaikan tertinggi saham Procter & Gamble dan saham Merck yang tertinggal terbesar. Indeks S & P 500 ditutup naik 11,67 poin, atau senilai dengan 0,5% pada 2,349.25, dengan sektor perawatan kesehatan memimpin tujuh sektor yang lebih tinggi dan sektor utilitas yang tertinggal terbesar. Indeks Nasdaq naik 36,87 poin, atau senilai dengan 0,64% pada 5,819.44.

Malam nanti akan dirilis data perumahan yang diindikasikan mixed. Juga data jobless claim yang diindikasikan meningkat. Analyst vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street selanjutnya akan berpotensi bergerak mixed dengan data ekonomi mixed. Jika data jobless claim terealisir naik, akan menekan bursa Wall Street.  –  SOLID GOLD BERJANGKA