SOLID GOLD   –    Wall Street Mengalami Kenaikan Tipis

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG    –    Harian solid (15/9/2016) bursa saham AS ditutup menguat , didudukung oleh saham Apple, harga minyak, serta berkurangnya spekulasi kenaikan suku bunga AS pekan depan. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,99% atau senilai dengan 177,71 poin ke level 18.21248, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 ditutup menguat 1,01% atau senilai dengan 21,49 poin ke posisi 2.147,26.

Saham Apple menguat 3,4% dan mendorong kedua indeks saham menyusul berita bahwa iPhone 7 Plus telah terjual habis secara global. Sementara itu, data yang dirilis Kamis menunjukkan penjualan ritel dan aktivitas industri turun lebih dari ekspektasi pada Agustus. Laporan lainnya, yang menunjukkan perlambatan pertumbuhan pekerjaan dan merosotnya aktivitas manufaktur pada bulan ini, menurunkan harapan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku pada pertemuan pekan depan.

Jamie Cox, managing partner Harris Financial Group menjelaskan pada Reuters “Hal-hal ini tidak menunjuk pada kebutuhan The Fed untuk menaikkan suku bunga pada bulan September. Ini menjadi salah satu sentiment penguatan hari ini”.

Probabilitas kenaikan suku bunga acuan AS pada rapat The Fed tanggal 20 – 21 September mendatang turun menjadi 12% dari 15% sebelumnya. Seperti diketahui, Data Departemen Perdagangan AS yang dirilis Kamis menunjukkan penjualan ritel mengalami penurunan 0,3% pada Agustus, lebih rendah dari prediksi ekonom yang mencapai rata-rata penurunan 0,1%.

Di lain pihak, data Departemen Tenaga Kerja AS juga menunjukkan indeks harga produsen di bulan Agustus tetap dibandingkan dengan bulan lalu. Indeks sektor energi menguat 1,09% menyusul penguatan harga minyak mentah, dengan saham Chevron menguat hingga 1,10%. Kemarinnya sempat menguat sepanjang perdagangan, Dow Jones Industrial Average berakhir melemah 0,18% di level 18.034,77, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 melemah 0,06% ke posisi 2.125,77. Sedangkan

Saham Apple melonjak 3,6% dan secara singkat menyentuh level tertinggi tahun ini karena investor berspekulasi bahwa teknologi iPhone terbaru akan membantu menopang penjualan. Reli saham Apple ini membantu mendorong indeks teknologi S&P 500 menguat 0,58% dan menjadi sektor dengan penguatan paling tajam    –    SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : market.bisnis.com