SOLID GOLD BERJANGKA  –  Bursa Jepang Turun Tipis

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Kamis (28/07) pergerakan bursa saham Jepang melemah pada awal perdagangan. Hal ini akibat penguatan kinerja mata uang yen terhadap USD setelah The Fed memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuannya. Indeks Topix pagi ini dibuka turun 0,60% atau setara 7,91 poin ke level 1.313,76 dan melemah 1,24% atau setara 16,45 poin ke 1.305,22.

Pada saat yang sama, indeks Nikkei 225 melemah 1,29% atau setara 214,53 poin ke level 16.450,29 setelah dibuka turun 0,41% atau setara 68,67 poin di level 16.596,15. Pasar Jepang telah bergerak naik turun beberapa pekan terakhir dengan adanya berbagai laporan akan program pelonggaran moneter pada The Fed. Menurut surat kabar Nikkei kemarin, seperti dikutip Bloomberg para pejabat BoJ melihat berbagai proposal untuk stimulus.

Sementara ide helicopter money yang dicetuskan penasihat PM Shinzo Abe ditolak oleh Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda dalam pernyataannya pekan lalu. Keputusan rapat 2 hari BoJ yang saat ini masing berlangsung dijadwalkan akan diumumkan besok hari.

Menurut Mitsushige Akino, pejabat eksekutif Ichiyoshi Asset Management Co “Investor khawatir bahwa BOJ akan mengecewakan dan itu akan menyebabkan penjualan. Ada harapan yang sudah terlalu tinggi untuk kebijakan BOJ. Kecuali terdapat kebijakan lain speertihelicopter money, aka nada penjualan pada saham Jepang dan pembelian pada yen,”.

Sebanyak 20 saham menguat, 203 saham yang melemah, dan 2 saham mengalami stagnan total dari 225 saham pada indeks Nikkei.

Saham Fast Retailing Co. Ltd. anjlok 1,78% diikuti oleh saham FUJIFILM Holdings Corp. yang terjerembab 9,45%, saham KDDI Corp. yang merosot 1,41%, dan saham Softbank Group Corp. yang melorot 1,29%.

Sementara itu, nilai tukar yen terpantau menguat 0,49% atau setara 0,52 poin ke posisi 104,87 per USD  –  SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : market.bisnis.com

 

Indeks Nikkei 225 Stock Average ditutup menguat 1,72% atau 281,78 ke 16.664,82. Sementara itu, indeks Topix ditutup menguat 1,13% atau 14.73 poin ke 1.321,67

Seperti yang dilansir Bloomberg, Kyodo News mengabarkan bahwa Shinzo Abe mengumumkan rencana tambahan stimulus sebesar 28 trilun yen (US$265 miliar). untuk meningkatkan perekonomian