SOLID GOLD    –    Sempat Berjaya Bursa Jepang Terjatuh

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG    –    harian solid gold (07/09) bursa saham Jepang terpantau bergerak di zona merah, sejalan dengan penguatan kinerja mata uang yen terhadap dolar di hari ketiga setelah data industri jasa AS menurunkan spekulasi kenaikan suku bunga acuannya bulan ini. Indeks Topix pagi ini dibuka melemah 0,91% atau setara dengan 12,25 poin ke level 1.340,33 dan turun 0,54% atau setara dengan 7,36 poin ke 1.345,22.

Pada saat yang sama, indeks Nikkei 225 turun 0,63% atau setara dengan 107,55 poin ke level 16.974,43 setelah dibuka melemah 0,85% atau setara dengan 144,60 poin di level 16.937,38. Ada sebanyak 49 saham menguat, 169 saham yang melemah, dan 7 saham mengalami stagnan total dari 225 saham pada indeks Nikkei.

Saham Fast Retailing Co. Ltd melemah 0,54% diikuti saham FANUC Corp. yang turun 0,96%. Untuk saham TDK Corp. dan saham Denso Corp. masing – masing terbalik  2,46%. Nilai tukar yen menguat 0,60% atau setara dengan 0,61 poin ke 101,41 per USD.

Institute for Supply Management melaporkan bahwa indeks manajer pembelian PMI non – manufaktur merosot ke level 51,4, terendah sejak Februari 2010. Rilis data ekonomi AS tersebut melengkapi serangkaian data ekonomi AS sebelumnya yang juga secara tidak terduga menunjukkan pelemahan. Prospek suku bunga AS akan dipertahankan lebih lama membebani pergerakan dolar terhadap yen.

Angus Nicholson, Analis pasar IG Ltd “Laporan ISM serta data PMI non manufaktur dan nonfarm payroll yang lebih lemah dari ekspektasi telah menurunkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan September”. 1 hari sebelumnya dari data Bloomberg, indeks Topix ditutup menguat 0,65% atau setara dengan 8,73 poin ke level 1.352,58. Sepanjang hari ini indeks bergerak pada rentang 1.343,87-1.353,7. Dari 1.954 saham yang diperdagangkan sebanyak 1.559 menguat,  308 saham yang melemah, dan 101 saham mengalami stagnan.

Nikkei 225 Stock Average ditutup menguat 0,26% atau setara dengan  44,35 poin ke level 17.081,98. Sepanjang hari ini indeks bergerak pada rentang 17.022,64-17.097,59. Dari 225 saham yang diperdagangkan sebanyak 151 saham menguat, 67 saham yang melemah, dan 7 saham mengalami stagnan.

Sementara itu yen terpantau melemah 0,18 poin atau setara dengan  0,17% ke 103,61. Pelemahan yen mendorong prospek eksportir serta spekulasi kemungkinan pemberian stimulus oleh bank sentral. Menurut Gubernur Haruhiko Kuroda Bank of Japan meninggalkan interpretasi terhadap arah kebijakan moneter bank sentral Jepang tersebut selanjutnya   –   SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : vibizinews.com