SOLID GOLD BERJANGKA   –   Menjalankan Program Tax Amnesty

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Program pengampunan pajak atau disebut juga tax amnesty sudah mulai dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo terhitung pada tanggal 1 Juli 2016 lalu. Rencananya, program ini akan berjalan hingga Maret 2017 nanti.

Jokowi pernah mengatakan, target awal dari tax amnesty adalah menarik uang-uang pengusaha yang jumlahnya ribuan triliun rupiah, masuk ke dalam negeri.

Uang-uang atau aset di dalam atau luar negeri yang selama ini tidak dilaporkan Wajib Pajak, dan kepada Direktorat Jenderal Pajak, kini bisa dilaporkan dengan tarif tebusan yang terhitung murah melalui mekanisme tax amnesty. Ini tarif tax amnesty.

Begini caranya ikut tax amnesty.
Kemarin di Pandeglang, Banten, Jokowi mengatakan, bahwa pemerintah sudah menyiapkan sejumlah instrumen di sektor keuangan untuk menampung masuknya dana-dana yang berasal dari luar yang ikut dalam program tax amnesty. Instrumen itu diantara lain reksa dana, obligasi infrastruktur, surat utang negara, dan obligasi yang diterbitkan BUMN.

Setelah lebaran, kata Jokowi, sosialisasi tax amnesty akan digencarkan oleh pihak pemerintah, mulai dari dalam hingga luar negeri.

“Kita sosialisasi secara gencar tidak hanya di Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Balikpapan, Medan, muter. Termasuk di luar negeri. Sosialisasi harus massif untuk menjelaskan bahwa amnesty pajak ini untuk kepentingan jangka panjang. Karena, tax base (basis pajak) kita jadi lebih besar, income tahun depan, ke depannya, dan ke depannya lagi makin besar,” papar Jokowi di Pandeglang, 04 juni 2016.

Adapun tujuan lain dari tax amnesty ini juga adalah, untuk memenuhi kebutuhan dana infrastruktur yang nilainya mencapai Rp 4.900 triliun dalam 5 tahun, sementara APBN hanya bisa memenuhi Rp 1.500 triliun.

“Kekurangannya dari investasi, dari dunia swasta, sebagian dari BUMN,” imbuh Jokowi.

Karena alasan itu, pemerintah menyiapkan instrumen obligasi infrastruktur sebagai opsi untuk menampung dana hasil tax amnesty ini. Obligasi infrastruktur ini, kata Jokowi, bisa diterbitkan oleh pemerintah untuk keperluan seperti membangun jalan tol, pelabuhan, bandara, pembangkit listrik, bendungan, dan infratstruktur lain – SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : finace.detik.com