SOLID GOLD  –  Logam Mulia Bertahan Di Zona Hijau, Kurs Dollar Melemah

SOLID GOLD PALEMBANG  –  Harga emas diprediksi masih bertahan dinzona hijau setelah dari penguatan transaksi kemarin. Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange terus meningkat untuk sesi ketiga berturut-turut, karena dolar melemah di tengah kekhawatiran akan adanya geopolitik yang akan terjadi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, naik sekitar 8,80 usd atau setera dengan 0,68%, menjadi ditutup pada 1.293,80 usd per ounce. Sedangkan indeks dolar, sebuah ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, beringsut lebih rendah selama tiga sesi berturut-turut, turun 0,56 % menjadi 93,20.

Sebuah dolar yang lemah membuat membeli logam mulia lebih murah bagi investor asing yang menggunakan mata uang lainnya, sehingga biasanya mendorong emas berjangka lebih tinggi. Kekhawatiran geopolitik mengenai masa depan wilayah Catalan di Spanyol, ketegangan antara Washington dan Pyongyang, juga mendukung harga emas.

Indeks Dow Jones Industrial Average “rebound”, naik 0,22%, menjadi 22.811,17 poin, membatasi kenaikan emas berjangka lebih lanjut. Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 23,6 sen atau 0,68%, menjadi ditutup di 17,207 usd per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari berikutnya, naik 18,30 usd atau 1,99%, menjadi menetap di 936,50 usd per ounce,

Info tambahan Jelang Festival yang akan diadakan pada 18-22 Oktober 2017 tersebut menyeret harga emas pada reli penguatan. Pasalnya, pemerintah India mencabut undang-undang pencucian uang, sehingga lebih mudah untuk melakukan pembelian emas dalam jumlah yang banyak.  –  SOLID GOLD