SOLID GOLD  –  Shanghai Composite Merangsak Naik

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG   –   Hari selasa (23/08) pergerakan bursa saham China terpantau berbalik menguat, sejalan dengan penguatan kinerja mata uang yuan. Indeks Shanghai Composite berbalik menguat 0,22% atau senilai dengan 6,70 poin ke level 3.091,50, setelah dibuka dengan pelemahan 0,10% atau senilai dengan 3,23 poin di posisi 3.081,57.

Dari 1.156 saham yang terdaftar pada indeks Shanghai Composite, 623 di antaranya menguat, 397 yang melemah, sedangkan 136 saham bergerak stagnan. Saham Industrial & Commercial Bank of China Ltd. naik 0,67%, sedangkan saham China Film Co. Ltd. melaju 10,01%, saham China Life Insurance Co. Ltd. menanjak 1,06%, dan saham China Merchants Bank Co. Ltd. menguat 0,91%.

Pada perdagangan kemarin, indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,75% di tengah prospek penaikan suku bunga AS yang didukung oleh tanda – tanda pemulihan ekonomi dan komentar hawkish beberapa pejabat The Fed. Seperti dilansir Reuters, nilai tukar yuan menguat di saat klien bank menutup posisi pendek akibat melemahnya USD. Namun di sisi lain, para pedagang juga memperingatkan tetap adanya tekanan melemah terhadap yuan.

Nilai tukar yuan terhadap USD terpantau menguat 0,03% ke posisi 6,6485. Sementara itu, pergerakan indeks CSI 300 di Shenzen yang berisi saham – saham bluechips juga berbalik menguat 0,31% atau senilai dengan 10,29 poin ke level 3.347,08, setelah dibuka turun 0,13% atau senilai dengan 4,17 poin ke level 3.332,62. Dikutip dari data Bloomberg, yuan melemah ke level terendah dalam hampir 2 minggu setelah USD menguat menyusul meningkatnya spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuan tahun ini.

Sementara itu, China Securities Finance Corp dan emiten finansial milik pemerintah lainnya melepas kepemilikan saham perbankan setelah indeks saham melompat ke level tertinggi dalam 7 bulan terakhir. Langkah oleh CSF tersebut mungkin menandakan kepercayaan di kalangan pembuat kebijakan China pasar saham tumbuh cukup kuat untuk berdiri sendiri. kepemilikan terbesar CSF pada akhir tahun lalu ada pada perusahaan keuangan.

Zhang Haidong, kepala analis Jinkuang Investment Management seperti yang dikutip dari Bloomberg “Investor masih khawatir mengenai aksi jual tersebut, yang cenderung mencerminkan pandangan pemerintah bahwa harga terlalu tinggi”.   –   SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : market.bisnis.com