SOLID GOLD  –  Saham Korea Selatan Memerah Dampak USD Reli

SOLID GOLD PALEMBANG  –  Kamis (19/01) Pergerakan bursa saham Korea Selatan berbalik ke zona merah di tengah pelemahan kinerja mata uang won. Indeks Kospi berbalik turun meski tipis sebesar 0,05% atau senilai dengan 1 poin ke level 2.069,54, setelah dibuka dengan penguatan 0,73% atau senilai dengan 15,07 poin di posisi 2.085,61.

Ada sebanyak 292 saham menguat, 376 saham melemah, dan 99 saham stagnan dari 767 saham yang diperdagangkan di indeks Kospi. Saham Hwaseung Enterprise Co. Ltd. yang melorot 1,69% menjadi penekan utama terhadap pelemahan Kospi pagi ini, diikuti oleh Doosan Bobcat Inc. yang turun 0,57%, dan Tonymoly Co. Ltd. yang melemah 0,95%.

Sejalan dengan pelemahan Kospi, nilai tukar won pagi ini drop 1,02% atau senilai dengan 11,95 poin ke 1.178,59 per USD setelah dibuka dengan pelemahan tajam 1,12% di posisi 1.179,68.

Seperti dilansir Bloomberg hari ini, nilai tukar won melemah terhadap dolar setelah kinerja mata uang AS tersebut melonjak kemarin menyusul pernyataan Gubernur The Fed Janet Yellen bahwa ekonomi AS mendukung tujuan kepegawaian dan inflasi The Fed. Ha Keon-heyong, Ekonom Shinhan Investment di Seoul “Komentar Yellen mengindikasikan keinginan Fed untuk melakukan pengetatan secara bertahap dan reli dolar membebani won,”

1 hari sebelumnya Saham Il Dong Pharmaceutical Co. Ltd. yang melandai 0,29% menjadi penekan utama terhadap pelemahan Kospi pagi ini, diikuti oleh Sempio Foods Co. yang turun 0,16%, dan Doosan Bobcat Inc. yang merosot 1,52%. Berbanding terbalik dengan pelemahan Kospi, nilai tukar won pagi ini menguat 0,64% atau 7,57 poin ke 1.166,86 per USD –  SOLID GOLD