SOLID GOLD BERJANGKA    –     Saham China Mengalami Kemunduran

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG    –   Harain solid (14/09) pergerakan bursa saham China terpantau turun ke level terendahnya, didorong oleh pelemahan saham perbankan di tengah spekulasi bahwa bank sentral tidak akan menambah stimulus. Indeks Shanghai Composite melemah 0,59% atau setara dengan 17,71 poin ke level 3.005,80, setelah dibuka turun 0,48% atau setara dengan 14,61 poin di posisi 3.008,90. Indeks Shanghai Composite bergerak melemah ke level terendahnya dalam sebulan setelah mencapai level 3.002,64 pada tanggal 11 Agustus.

Dari 1.166 saham yang terdaftar pada indeks Shanghai Composite, 291 di antaranya menguat, 760 melemah, sedangkan 115 saham bergerak stagnan. Saham Industrial & Commercial Bank of China Ltd. melemah 0,90%, sementara saham Bank of China Ltd. merosot 1,48%, lalu saham Agricultural Bank of China Ltd. tak stabil 0,95%, dan saham China Petroleum & Chemical Corp. merosot 1,63%.

Pada saat yang sama, pergerakan indeks CSI 300 di Shenzhen yang berisi saham-saham bluechips melemah 0,52% atau 16,96 poin ke level 3.243,37. Sebelumnya indeks CSI dibuka turun 0,45% atau setara dengan 14,60 poin ke level 3.245,74. Kemarinnya Indeks CSI300 dari perusahaan terbesar yang terdaftar  di Shanghai dan Shenzhen turun 1,7% , ke 3,262.60,  persentase kerugian terbesar. Shanghai Composite Index kehilangan 1,8 %p menjadi 3,021.98 poin.

Investor khawatir  Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga pada awal pekan depan, setelah Presiden Fed Boston Eric Rosengren mengatakan dalam sebuah pidato pada  Jumat bahwa mungkin akan menaikkan suku bunga  agar  ekonomi AS dapat kerja penuh dan  bunga tarif yang rendah   meningkatkan kesempatan ekonomi yang terlalu panas. Bank-bank BUMN China menjual dolar untuk menjaga stabil mata uang di perdagangan pagi setelah bank sentral China  melemah tajam   –   SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : market.bisnis.com

Investors were concerned that the US Federal Reserve would raise interest rates as early as next week, after Boston Fed President Eric Rosengren said in a speech on Friday that gradual interest rate increases might be in order with the US economy at full employment and that low interest”>Investor khawatir  Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga pada awal pekan depan, setelah Presiden Fed Boston