SOLID GOLD BERJANGKA  –  Nilai Tukar Rupiah Bergerak Stagnam

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Senin (15/8) nilai tukar rupiah terhadap USD terpantau stagnan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Menurut data Bloomberg menyatakan, rupiah mengalami spot exchange berada di level Rp 13.120 per USD, 0,02% senilai dengan 2 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya. Transaksi rupiah diperdagangkan dalam kisaran Rp 13.107 – Rp 13.126 per USD

Sementara euro di pasar spot exchange melemah 0,06% ke level 1,1155 euro per USD dibandingkan perdagangan sebelumnya. Adapun pound sterling naik 0,09% mencapai 1,2931 pound sterling per USD.

Mengacu data IMQ21, rupiah bergerak di level Rp 13.099 per USD ,menguat 0,14%atau senilai dengan 19 poin  dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp 13.118 per USD. Rupiah sempat menyentuh level terlemah Rp 13.125 per USD dan terkuat Rp 13.080 per USD.

Nilai tukar rupiah terhadap USD di BRI terpantau stagnan. Berdasarkan situs resmi BRI, rupiah berada pada posisi kurs beli Rp 13.045 per USD, sementara posisi kurs jual Rp 13.195 per USD.‬

Dibandingkan hari Jumat, posisi kurs beli Rp 13.050 per USD atau menguat 5 poin, sementara posisi kurs jual Rp 13.190 per USD, juga menguat 5 poin.

Resti Aviadinie, analis tresuri Bank BNI, menilai pergerakanrupiah lebih dipengaruhi sentimen dari AS. Presiden The Fed San Francisco John Williams menyatakan, The Fed harus menaikkan suku bunga pada tahun ini. “Hal tersebut akan menjadi sentimen positif bagi USD”.

Yulia Safrina, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, sependapat, faktor eksternal lebih dominan. Sedangkan dari dalam negeri masih minim sentimen. Nilai tukar rupiah diprediksi akan bergerak di 13.100 – 13.150  –   SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : beritasatu.com

 

Dibandingkan hari Jumat, posisi kurs beli Rp 13.050 per USD atau menguat 5 poin, sementara posisi kurs jual Rp 13.190 per USD, juga menguat 5 poin. Resti Aviadinie, analis tresuri Bank BNI, menilai pergerakanrupiah lebih dipengaruhi sentimen dari AS. Presiden The Fed San Francisco John Williams menyatakan, The Fed harus menaikkan suku bunga pada tahun ini. “Hal tersebut akan menjadi sentimen positif bagi USD”. Yulia Safrina, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, sependapat, faktor eksternal lebih dominan. Sedangkan dari dalam negeri masih minim sentimen. Nilai tukar rupiah diprediksi akan bergerak di 13.100 – 13.150