SOLID GOLD BERJANGKA  – Rupiah Kembali Bangkit

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Dengan fundamental yang kuat menyebabkan kurs rupiah dapat kembali bangkit, setelah sempat terkoreksi di akhir pekan lalu. Di pasar spot, 15 juli 2016 nilai tukar rupiah terhadap USD mengalami perlemahan sebanyak 0,18% ke Rp 13.096 per USD. Sementara itu berdasarkan kurs tengah BI, nilai tukar rupiah menguat tipis 0,01% ke Rp 13.086 per USD.

Ekonom Bank Central Asia David Sumual menjelaskan, pelemahan rupiah hanya koreksi teknikal. Secara fundamental, kondisi rupiah masih bertenaga, setelah data domestik mengkilap. Seperti, cadangan devisa bulan Juni yang naik menjadi US$ 109,8 miliar. Serta neraca perdagangan mencatatkan surplus US$ 900,2 juta.

Sementara dari sisi eksternal, investor juga yakin, The Fed akan menunda kenaikan suku bunga tahun ini. Hasilnya, sentimen tersebut bakal menjadi penekan terhadap nilai tukar USD.

Optimisme pelaku pasar kembali membuncah, setelah berbagai negara ramai-ramai menggelontorkan stimulus ekonomi. Namun di awal pekan ini, rupiah masih sepi sentimen domestik. Dari sisi eksternal ada data ekonomi AS yang diperkirakan dapat membatasi penguatan rupiah.

Agus Chandra, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures menjelaskan, AS mengumumkan klaim pengangguran pada bulan Juni tetap di angka 254.000. Angka tersebut masih di atas proyeksi awal yang dapat menyebabkan USD unggul.

“Itu sedikit menekan rupiah pada akhir pekan lalu,” ujarnya. Agus menduga, pengaruh data AS terhadap rupiah tidak signifikan, karena mata uang garuda akan kembali fokus ke sentimen domestik, seperti data penjualan ritel yang akan diumumkan 18 juli 2016. “Tetapi tampaknya BI tidak menginginkan rupiah di bawah Rp 13.000,” lanjutnya. Senin (18/07) Agus juga memprediksi, rupiah akan bergerak sideways atau disebut pergerakan market yang sedang datar dengan kecenderungan menguat di rentang Rp 13.000 sampai dengan Rp 13.250 per USD. David juga memprediksi, pergerakan rupiah akan menguat tipis dan bergerak pada rentang Rp 13.000 sampai dengan Rp 13.150 per USD.

Dari data Bloomberg menyebutkan, rupiah pada 18 juli 2016 di pasar spot exchange berada di level Rp 13.106 per USD atau terkoreksi 10 poin atau sebanyaj 0,108% dibandingkan perdagangan sebelumnya. Transaksi rupiah hari ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 13.099 sampai dengan Rp 13.148 per USD – SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : banjarmasin.tribunnews.com