SOLID GOLD BERJANGKA  –  Rupiah Melemah Terhadap USD

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –   Selasa (26/07) nilai tukar rupiah terhadap USD pada perdagangan hari ini dibuka kembali terjerumus setelah pada penutupan kemarin terkapar. Memburuknya rupiah terjadi saat USD tergelinciur. Berdasarkan kurs referensi Jisdor BI, rupiah dibuka di level Rp13.150/USD. Hal ini semakin memburuk dari posisi sebelumnya di level Rp13.135/USD.

Dilansir dari data Bloomberg, rupiah dibuka pada posisi Rp13.151/USD dengan kisaran harian Rp13.143 sampai dengan Rp13.184/USD. Berdasarkan data Yahoo Finance rupiah bergerak sedikit menguat ke level Rp13.131/USD dibanding penutupan kemarin di posisi Rp13.135/USD. Pagi ini, rupiah berada pada kisaran harian Rp13.119 sampai dengan Rp13.169/USD.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (26/07), USD tergelincir menjelang pertemuan kebijakan The Fed yang dimulai hari ini di tengah menguatnya yen. Indeks USD yang melacak greenback terhadap 6 mata uang pesaing utamanya yang turun 0,1% menjadi 97,228 pada sesi sebelumnya yang cukup tinggi 97,569, atau puncak paling tinggi sejak bulan Maret.

Sedangkan nilai tukar USD terhadap yen tergelincir 0,5% ke 105,23, sementara euro terhadap yen juga turun 0,5% menjadi 115,66. Sebagian besar ekonom memperkirakan BOJ mengambil beberapa langkah pelonggaran pada pertemuan 2 hari yang berakhir pada hari Jumat. Pemerintahan Jepang juga menyusun paket pengeluaran besar – besaran sekitar 20 triliun yen senilai dengan USD189 miliar, sumber yang berasal dari pemerintah mengatakan kepada Reuters pekan lalu, meskipun belanja publik yang sebenarnya akan jauh lebih kecil.

Sebuah laporan Nikkei hari ini mengatakan, Jepang kemungkinan akan menyuntikkan 6 triliun yen di pengeluaran fiskal langsung ke dalam perekonomian selama beberapa tahun ke depan. Ray Attrill di National Australia Bank “Untuk yen, apa yang paling penting menurut kami adalah ‘mamizu’ atau isi paket fiskal lebih dari total headline yang mudah meningkat. Semakin besar, maka pasar saham akan lebih mendukung dan hasil negatif untuk yen,”.

Nilai tukar dolar Australia terhadap USD stabil di level 0,7468, karena investor masih menunggu data inflasi besok. Mereka berharap apakah suku bunga akan dipotong pada awal bulan depan – SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : ekbis.sindonews.com