SOLID GOLD BERJANGKA   –    Terjadi Rebound Pada Bursa Jepang

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG    –    Jumat (16/09) bursa acuan di Tokyo rebound dari pelemahan terpanjangnya dalam 2,5 tahun, setelah bursa AS menguat seiring ekspektasi The Federal Reserve akan menaikkan suku bunganya pada pekan depan berkurang. Berdasarkan data Bloomberg, indeks Topix dibuka menguat 0,28% atau senilai dengan 3,64 poin ke level 1.304,75 pada perdagangan .

Selanjutnya indeks menguat 0,39% atau senilai dengan  5,12 poin ke 1.306,6. Dari 1.954 saham yang diperdagangkan sebanyak 1.288 saham menguat,  471 saham yang melemah, dan 209 saham mengalami stagnan. Adapun Nikkei 225 Stock Average dibuka menguat 0,33% atau senilai dengan 53,73 poin ke level 16.458,74.

Selanjutnya indeks naik 0,41% atau senilai dengan 66,51 poin ke 16.471,52. Dari 225 saham yang diperdagangkan sebanyak 143 saham menguat, 73 saham yang melemah, dan 9 saham mengalami stagnan.

Yutaka Miura, Senior Technical Analyst Mizuho Securities Co, seperti dikutip dari data Bloomberg “Investor masih ingin melihat lebih dulu apa kebijakan moneter dari rapat bank sentral Jepang BOJ dan AS”. 1 hari sebelumnya Indeks Topix ditutup melemah 1,04% atau senilai dengan 13,63 poin ke level 1.301,11, sedangkan indeks Nikkei 225 Stoxk Average ditutup merosot 1,26% atau senilai dengan 209,23 ke level 16.405,01.

Seperti dikutip dari data Bloomberg, investor berbalik bersikap bearish pada saham Jepang pekan lalu di tengah aksi jual global karena pasar menimbang keputusan kebijakan moneter yang akan datang dari BOJ dan The Fed. Berdasarkan catatan ekonm Morgan Stanley, Takeshi Yamaguchi dan Robert Alan Feldman, BOJ mungkin akan memotong suku menjadi -0,2% dari -0,1% menyusul laporan di surat kabar Nikkei bahwa bank sentral sedang menjajaki pendalaman tingkat suku bunga negatif untuk mencadangkan inflasi.

Hanya 1 dari 33 sektor industri yang menguat pada indeks Topix. Mitsubishi UFJ Financial Group Inc melemah 1,9%, sementara Sumitomo Mitsui Financial Group Inc tenggelam 1,9%. Sham Toyota Motor Corp, produsen mobil terbesar di dunia yang terpeleset hingga 1,3%    –   SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : market.bisnis.com