SOLID GOLD – Penguatan USD Sukses Menahan Indeks Emas

SOLID GOLD  PALEMBANG – Emas berjangka mengakhiri sesi dengan hasil negatif, melanjutkan perdagangan berombak, sebagian besar didorong oleh penguatan USD yang telah menahan logam mulia di dekat level terendahnya di 2018.

Solidgold

Solidberjangka : Emas Agustus berakhir $ 6,10, atau 0,5%, lebih rendah pada $ 1,225.70 per ons, mewakili penutupan terendah keempatnya pada 2018, menurut data FactSet. Kenaikan USD yang mencerminkan mata uang tersebut terhadap enam mata uang saingan, naik 0,3% di 94,65 pada sesi tersebut. –// Solidgold Berjangka

Dolar yang lebih kuat memangkas selera untuk emas karena membuat komoditas yang dihargai dengan dolar, seperti emas, lebih mahal bagi mereka yang menggunakan unit moneter lainnya. Pergerakan dolar, dan juga emas, setidaknya sebagian dipengaruhi oleh kelemahan dalam yang mengikuti pembaruan kebijakan moneter terbaru Bank Sentral Eropa.

PT Solidberjangka : Melansir laman Reuters, harga emas di pasar spot emas tergelincir 0,4% menjadi USD 1,228.33 per ounce, setelah naik 0,6%. Pada awal sesi, harga logam ini mencapai USD 1,235.16, tertinggi dalam lebih dari seminggu.

PT Solidgold Berjangka : Harga logam mulia lainnya, perak tercatat 0,5% lebih rendah menjadi USD 15,47 per ounce, setelah sebelumnya mencapai posisi tertinggi sejak 17 Juli di USD 15,67 per ounce. Harga Palladium turun 1% menjadi USD 930 per ounce. Menyentuh posisi tertinggi lebih dari 1 minggu di USD 941,10 pada sesi sebelumnya. Harga Platinum turun 1,6% menjadi USD 828 per ounce.  –  SOLID GOLD