SOLID GOLD BERJANGKA  –  Penguatan Harga Minyak Semakin Kokoh

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Berita (11/04) Reli penguatan harga minyak berlanjut setelah ladang minyak terbesar Libya mengalami kekurangan pasokan, sementara itu Rusia mengisyaratkan perpanjangan pemotongan produksi yang dipimpin OPEC.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei naik 0,84 poin atau 1,6% ke level US$ 53,08 per barel di di New York Mercantile Exchange. Ini merupakan level penutupan tertinggi sejak 7 Maret. Minyak Brent untuk pengiriman Juni naik 0,74 poin atau 1,3% ke US$55,98 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

Ladang minyak Sharara di Libya menghentikan keluaran hanya seminggu setelah dibuka kembali, dengan National Oil Corp menyatakan force majeure pada ekspor, menurut salinan keputusan yang diperoleh Bloomberg. Menurut Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengatakan pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan perusahaan minyak mengenai kebutuhan untuk memperpanjang kontrak enam bulan dengan OPEC.

Dukungan dari beberapa anggota OPEC untuk memperpanjang pembatasan memicu reli di atas US$ 50 per barel dalam dua pekan terakhir. Pemotongan produksi telah menstablikan pasar dan Rusia akan terus mengawasi tingkat persediaan, namun masih terlalu dini untuk memutuskan apakah perjanjian tersebut harus diperpanjang, kata Novak.

“Libya terus-menerus menutup dan membuka kembali ladang minyak mereka karena masalah politik dan teknis,” kata Michael Lynch, presiden Strategic Energy & Economic Research, seperti dikutip Bloombergg.  –  SOLID GOLD BERJANGKA