SOLID GOLD BERJANGKA –  Penguatan Dolar dan Hasil Obligasi Turunkan Indeks Emas

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Harga emas alami koreksi hingga sentuh level terendah dalam 1 bulan. Tekanan harga emas itu didorong indeks USD dan imbal hasil surat berharga AS naik. Harga emas untuk pengiriman April melemah US$ 14,90 atau 1,1% ke posisi US$ 1.1314,10 per ounce. Level harga emas itu sentuh level terendah sejak 9 Januari.

Solidgold

Harga emas gagal untuk berbalik arah lantaran volatilitas di aset berisiko. Sementara itu, harga peras melemah 34,2 sen atau 2,1% ke posisi US$ 16.238 per ounce. Indeks USD naik 0,8% ke posisi 90,31. Imbal hasil surat berharga atau obligasi bertenor 10 tahun naik menjadi 2,83%. Investor telah menunjukkan kekhawatiran terhadap ketidakstabilan pasar saham dan kenaikan inflasi.————Solidberjangka

Solidgold Berjangka – Kenaikan imbal hasil obligasi 10 tahun terjadi usai laporan pekerjaan pada Januari yang menunjukkan lonjakan pertumbuhan upah. Hal itu memicu kekhawatiran inflasi sehingga mendorong spekulasi kekhawatiran the Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan. baca juga : PT Solidberjangka

Analis menekankan risiko inflasi mendorong imbal hasil obligasi. Ini bisa mempengaruhi harga emas. Pelaku pasar menekankan kalau harga emas dan komoditas lainnya dapat bertahan baik dibandingkan emas. Informasi tambahan harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun lagi setelah kemarin juga mengalami pelemahan. Kondisi ini di tengah melemahnya harga emas dunia.——->PT Solidgold Berjangka

Dilansir Logammulia.com, harga jual emas Antam turun ke level Rp641.000/gram dari sebelumnya Rp643.000/gram. Sementara, harga beli kembali (buyback) juga menurun ke level Rp565.000/gram dari sebelumnya Rp569.000/gram. –   SOLID GOLD BERJANGKA