SOLID GOLD BERJANGKA   –   Bursa Asia Kembali Melemah

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Rabu (03/08) pergerakan bursa saham Asia dilaporkan kembali melemah pada perdagangan, di tengah melemahnya pergerakan saham global yang dipimpin oleh bursa saham Jepang akibat penguatan yen karena kekecewaan investor terhadap langkah stimulus PM Shinzo Abe. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,9% ke 135,71, menuju pelemahan di hari ke 2.

Sementara indeks Topix Jepang jatuh 1,8% setelah nilai tukar yen kemarin menanjak 1,5% terhadap USD setelah pemerintah Jepang mengumumkan belanja ekstra senilai 4,6 triliun yen atau sebesar US$45 miliar untuk tahun fiskal saat ini.

Di sisi lain, sikap penghindaran risiko oleh para investor menyebabkan penurunan terbesar pada bursa saham AS dalam empat pekan. Bursa saham Eropa juga dilaporkan melemah sejalan dengan penurunan harga minyak mentah yang kembali memberi kekhawatiran akan kondisi pemulihan global.

Seperti dikutip Bloomberg ahli strategi investasi global AMP Capital Investors Ltd. Shane Oliver, “Setelah segala kenaikan, ada kekecewaan. Langkah paket stimulus Abe akan membawa hal negatif bagi pergerakan saham Asia, yang telah diperlihatkan pada bursa saham AS dan Eropa dalam semalam,”.

Indeks Kospi Korea Selatan juga sebelumnya dilaporkan turun 0,8%. Sementara indeks S&P/ASX 200 Australia dan indeks S&P/NZX 50 New Zealand masing – masing melemah 0,4% dan 0,2%. Sedangkan kemarin indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4% ke 136,85, setelah ditutup di level tertinggi. Sementara itu indeks Topix Jepang melemah 0,8% di saat para investor mencermati laporan laba serta menjelang pengumuman detail stimulus pemerintah senilai US$274 miliar demi mendorong ekonomi negara tersebut  yang terancam oleh penguatan yen dan lemahnya belanja konsumen.

Di sisi lain, pergerakan negatif bursa Asia pagi ini juga dipengaruhi oleh penurunan harga minyak mentah dunia yang efeknya membebani perusahaan energi dan komoditas. Minyak mentah kemarin jatuh ke bawah US$40 per barel, untuk pertana kalinya sejak bulan April. Seperti dilansir Bloomberg James Woods, ahli strategi Rivkin Securities di Sydney,  “Pelemahan minyak mentah mungkin akan sedikit membebani sentimen dan kita mungkin akan melihat beberapa penjualan karenanya  –  SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : market.bisnis.com