SOLID GOLD BERJANGKA  –  Indeks MSCI Beranjak Naik

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Selasa (09/08) pergerakan bursa saham Asia dilaporkan memperpanjang penguatannya. Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,2% ke 137,75  dan berlanjut naik 0,2% , yang kemudian ditopang oleh kenaikan pada saham perusahaan penyedia bahan baku dan industri.

Seperti dilansir dari data Bloomberg, harga minyak WTI reli dari kemerosotan sebesar hampir 6% setelah OPEC menyatakan bahwa organisasi tersebut akan mengadakan diskusi informal bulan depan dan para anggotanya bermusyawarah untuk kestabilan pasar yang diharapkan tercapai tahun ini.

Di sisi lain, laporan data tenaga kerja AS yang lebih kuat dari ekspektasi telah mendorong kepercayaan diri pada negara dengan ekonomi terbesar di dunia tersebut, dan terhadap pertumbuhan global yang menopang penguatan pada komoditas.

Prediksi penaikan suku bunga oleh The Fed untuk tahun ini sementara tetap berada di bawah 50% di saat negara lainnya meningkatkan stimulus untuk mendorong ekonomi mereka.

Yutaka Miura, senior technical analyst Mizuho Securities Co. di Tokyo “Kesehatan ekonomi AS terus mendukung pasar. Banyak bursa Asia mencatatkan level tertinggi barunya, dan alasan untuk itu adalah penguatan ekonomi AS,”.

Indeks Topix Jepang menguat pada hari kedua sementara indeks Kospi dilaporkan membukukan level tertinggi sejak bulan November. Di sisi lain, indeks S&P/ASX 200 Australia dan indeks S&P/NZX 50 New Zealand masing – masing naik 0,1%.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,2% ke 136,04 dan lanjut naik 0,7%, ditopang oleh kenaikan saham perusahaan barang konsumsi dan industri. Pada saat yang sama, Indeks Topix Jepang dilaporkan melonjak 1,6% setelah meluncur sebesar 3,2% pekan lalu, terbesar dalam 1 bulan.

Data nonfarm payroll AS naik 255.000 pada Juli, melampaui semua prediksi 89 ekonom dalam survey Bloomberg sebelumnya. Sementara yen melemah 0,3% ke 102,08 per dolar setelah drop 0,6% pada perdagangan Jumat seiring berkurangnya permintaan untuk aset safe haven dengan menguatnya pergerakan dolar AS.

Masaaki Yamaguchi, ahli strategi pasar ekuitas Nomura Holdings Inc. “Ketidakpastian karena data tenaga kerja AS sebelumnya jadi salah satu alasan mengapa pergerakan bursa saham lemah pekan lalu. Melihat hasil dari data tenaga kerja yang ada di atas level 200.000 serta melampaui prediksi konsensus, saya harap pasar bereaksi positif,”

Indeks Kospi Korea Selatan juga dilaporkan naik setidaknya 0,4% bersama dengan indeks S&P/ASX 200 Australia. Sementara indeks S&P/NZX 50 New Zealand naik 0,5%  –  SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : market.bisnis.com