SOLID GOLD BERJANGKA  –  6 Benda Merusak paru-paru

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG   –  Paru – paru adalah organ vital yang penting bagi kita untuk bernafas. Apajadinya jika paru – paru kita mengalami gangguan. Tentu saja hal ini akan sangat mengganggu pernapasan kita. Ada beberapa hal yang bisa membuat paru – paru terganggu diantara polusi udara, tetapi ada 6 barang dirumah yang dapat merusak paru – paru. Berikut ulasannya
1. Cairan pemutih
Cairan pemutih memiliki kandungan klorin atau amonia yang biasanya digunakan unuk membersihkan porselen. Akan tetapi bahan tersebut ternyata mampu mempengaruhi sel-sel paru-paru ketika diirup dan juga dapat menyebabkan asma atau sesak napas.

2. Karpet
Karpet juga dapat mempengaruhi kondisi paru-paru Anda. Terutama karpet yang tebal karena dapat menjebak banyak sekali mikroba dan partikel debu di dalamnya. Jika Anda tidak membersihkanya secara teratur maka bisa meningkatkan gangguan pernapasan dan kerusakan paru-paru.

3. Furnitur Kayu
Furnitur kayu tua dengan banyak sekali ukiran serta detail ternyata dapat mengikat debu. Bahkan debu yang tebal. Tentu saja hal itu dapat menyebabkan alergi, penyakit pernapasan, dan dalam kasus yang ekstrem dapat mengarah pada kerusakan pada paru-paru yang lebih parah.

4. Penyedot debu
Mesin penyedot debu ternyata juga belum tentu aman. Debu-debu yang masuk ke dalam mesin bisa saja menyusup ke saluran pernapasan saat Anda membersihkan mesin tersebut di luar rumah. Untuk itu, tetap hati-hati dengan benda ini karena juga dapat menyebabkan paru-paru rusak dan gangguan pernapasan.

5. Pestisida
Jika biasanya kita di rumah menggunakan pestisida untuk membasmi serangga pada tanaman, maka brhati-hatilah. Pestisida mampu meningkatkan risiko penyakit paru-paru karena dapat menjadi racun jika masuk ke dalam tubuh manusia.

6. Cat
Percaya atau tidak, cat mengandung bahan kimia yang sangat beracun tingkat tinggi dan karsinogen. Jadi, rumah kita jangan terlalu banyak dicat karena dapat merusak paru-paru akibat mengirup bahan berbahaya dari cat   –  SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : merdeka.com