SOLID GOLD BERJANGKA  –  Laju Rupiah Tertahan

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Senin (08/08) nilai tukar Rupiah terhadap USD dibuka melemah. Rupiah dibuka di Rp 13.154 per USD atau melemah dibandingkan penutupan pada perdagangan akhir pekan lalu di Rp 13.117 per USD. Mengutip dari data Bloomberg, sejak menit awal perdagangan Rupiah langsung bergerak melemah ke level Rp 13.162 per USD.

BI mencatat pada bulan Juni 2016, nilai tukar Rupiah terhadap USD mengalami penguatan atau apresiasi sebesar 3,4% per mtm ke level Rp 13.213 per USD. Hal ini dipengaruhi oleh ketidakpastian kenaikan FFR yang mereda, terbatasnya dampak Brexit dan meningkatnya sentimen positif atas pengesahan UU Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara mengatakan, dampak Brexit terhadap Rupiah cenderung terbatas, dibandingkan dengan mata uang lainnya dan hanya berlangsung singkat.

Namun halnya dari sumber lain kurs rupiah menembus Rp 13.144 per USD berdasarkan kurs referensi yang didapat dari Jisdor, Data yang diterbitkan oleh BI saat ini menempatkan Jisdor ke level Rp 13.144 per USD, terdepresiasi 0,14% atau setara dengan 19 poin dari posisi Rp 13.125 per USD. Sementara, nilai tukar rupiah terpantau melemah 0,15% atau setara dengan 20 poin ke Rp 13.137 per USD di pasar spot setelah dibuka dengan pelemahan 0,28% atau setara dengan 37 poin di posisi 13.154 per USD.

Pada perdagangan hari Jumat tadi , pergerakan rupiah di pasar spot ditutup menguat 0,20% atau setara dengan 26 poin ke Rp13.117 per USD di tengah likuiditas global yang berlimpah dan perbaikan pertumbuhan PDB. Namun di sisi lain, rilis data tenaga kerja AS yang menunjukkan pertumbuhan positif melampaui prediksi para ekonom telah berdampak pada berlanjutnya penguatan indeks USD.

Hari yang sama, indeks dolar yang mengukur pergerakan kurs USD terhadap sejumlah mata uang utama ditutup menguat 0,46% atau setara dengan 0,436 poin ke level 96,194  –  SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : merdeka.com