SOLID GOLD  –  Dollar AS Semakin Menguat Sejak Pilpres

SOLID GOLD PALEMBANG   –   Berita (14/11) USD menyentuh level tertinggi sembilan bulan terakhir,  karena risiko inflasi yang lebih cepat memicu peningkatan yield obligasi di AS. USD mendekati posisi tertinggi empat bulan terhadap yen di 106,85 per yen, sementara euro menyentuh level terendah sejak bulan Maret di level US$1,0826 per euro.

Indeks USD yang mengukur pergerakan mata uang dolar terhadap mata uang utama lainnya ditutup stagnan pada level 99,060 pada perdagangan Jumat Pekan lalu. Seperti dilansir Reuters, mata uang dolar terus menguat sejak kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS dan memicu penjualan obligasi. Yield obligasi bertenor 10 tahun berada pada di terendah dalam 10 bulan terakhir pada hari Senin.

Lonjakan imbal hasil safe-haven surat utang AS mengancam akan menyedot dana dari pasar negara berkembang, sementara risiko perang dagang antara Amerika Serikat dan China memburuk di Asia.

Alan Ruskin, kepala valuta asing global di Deutsche, dijelaskan pada Reuters. “Ada tanda-tanda bahwa imbal hasil obligasi yang lebih tinggi dan penguatan USD memiliki efek domino, menekan aset berisiko terlemah yang setu sebelum pindah ke aset berisiko lainnya,”.

Seperti dikutip Bloomberg, investor sedang mencari petunjuk mengenai arah kebijakan Partai Republik apakah mereka akan lebih memacu inflasi daripada saat pemerintahan Presiden Barack Obama.

Greenback memperpanjang keuntungan terhadap sebagian besar mata uang utama setelah melemah sebanyak 3,8% terhadap yen ketika hasil pemilihan presiden pada Rabu mengejutkan hampir seluruh investor. Kemenangan Trump meningkatkan prospek kebijakan fiskal yang longgar, mempercepat inflasi dan meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve.  –   SOLIDGOLD