SOLID GOLD    –    Indeks Topix Melemah Senin Lalu Menguat

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG    –    Pagi ini (21/09) pergerakan bursa saham Jepang terpantau melemah, di tengah ketidakpastian apakah BOJ akan memperluas program stimulusnya dalam pertemuan kebijakan moneter yang berlangsung hari ini. Indeks Topix pagi ini dibuka turun tipis 0,03% atau senilai sekarang 0,33 poin ke level 1.316,64 dan melemah 0,49% atau senilai sekarang 6,49 poin ke 1.310,48.

Indeks Nikkei 225 melemah 0,35% atau senilai sekarang 58,34 poin ke level 16.433,81 setelah dibuka turun 0,12% atau senilai sekarang 20,30 poin di level 16.471,85. Ada sebanyak 55 saham menguat, 160 saham yang melemah, dan 10 saham mengalami stagnan total dari 225 saham pada indeks Nikkei.

Saham Tokyo Electron Ltd. melemah 1,71%, sementara saham TDK Corp. melorot 1,66%, kemudian saham FANUC Corp. turun 0,50%, dan saham Trend Micro Inc/Japan drop 2,40%. Nilai tukar yen terpantau menguat tipis 0,01% atau senilai sekarang 0,01 poin ke 101,69 per USD, setelah dibuka stagnan di posisi 101,70.

Chihiro Ohta, ahli strategi senior SMBC Nikko Securities Inc., seperti dikutip dari data Bloomberg “Kajian komprehensif dari program pelonggaran moneter oleh BOJ dan tindakan apapun yang mungkin datang bersamanya adalah sesuatu yang pasar belum pernah alami. Keadaan mungkin akan berubah setelah kita mendengar keputusannya nanti.” kemarinnya  Indeks Topix ditutup menguat 0,42% atau senilai dengan 5,47 poin ke posisi 1.316,97, sedangkan indeks Nikkei 225 Stock Average ditutup melemah 0,16% atau senilai dengan 27,14 poin ke 16.492,15.

Sebelumnya, indeks mencatat kekalahan beruntun terpanjang sejak bulan April 2014 pekan lalu sebelum menghentikan penurunan pada Jumat, di tengah ketidakpastian atas rencana BOJ pertemuan kebijakan yang berakhir Rabu. The Fed juga akan memberikan keputusan suku bunga, dengan hanya ada probabilitas kenaikan suku bunga bulan ini sebesar 20%.

Saham Fast Retailing Co menjadi salah satu penekan utama indeks pada Nikkei 225 dengan pelemahan 5,4%. Noboyuki Fujimoto, analis senior SBI Securities mengatakan pembelian ETF oleh BOJ telah mendorong saham emiten sehingga menjadi relatif mahal  –  SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : market.bisnis.com