SOLID GOLD  –  Indeks Nasdaq Berhasil Mencatat Rekor Tertinggi

SOLID GOLD PALEMBANG  –  Bursa saham AS berkahir mixed dengan investor mencermati perkembangan politik pemerintahan Trump. Indeks S & P tergelincir 0,1% setelah mencapai level intraday sepanjang masa, dengan utilitas memimpin penurunan. Perawatan kesehatan juga termasuk di antara yang lambat, turun 0,4 persen setelah saham Pfizer diturunkan untuk dijual dari netral di Citi. Penurunan perawatan kesehatan juga mencerminkan ketidakpastian seputar peraturan pemerintah tentang perawatan kesehatan.

Indeks Nasdaq berhasil mencatat rekor tertinggi pada basis intraday dan penutupan, naik 0,3%. Indeks teknologi berat juga membukukan kemenangan beruntun 3 hari dan telah ditutup menguat dalam delapan dari 10 sesi terakhir.

Malam nanti akan dirilis data persediaan minyak mentah mingguan oleh EIA yang diindikasikan menurun. Jika terealisir akan menguatkan harga minyak mentah. Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan bergerak positif jika harga minyak mentah terealisir meningkat. Juga akan mencermati kebijakan Presiden AS Donald Trump.

Dalam berita ekonomi, perumahan mulai mencapai 1.172 juta di bulan April, jauh di bawah yang diperkirakan 1,26 juta. Sementara produksi industri naik 1%, lebih tinggi dari kenaikan yang diharapkan sebesar 0,4%.

Indeks Dow Jones turun 2,19 poin atau 0,01% menjadi ditutup pada 20,979.75, dengan penurunan tertinggi saham UnitedHealth dan Microsoft yang terlemah. Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan bergerak positif jika harga minyak mentah terealisir meningkat. Juga akan mencermati kebijakan Presiden AS Donald Trump.  –  SOLID GOLD