SOLID GOLD  –   IHSG Melanjutkan Tren Negatifnya

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG     –     Jumat (9/9/2016) pergerakan IHSG terpantau melanjutkan pelemahannya. IHSG dibuka turun 0,19% atau senilai dengan 10,28 poin ke level 5.371,08 dan melemah 0,63% atau senilai dengan 33,66 poin ke level 5.337,42. Ada sebanyak 6 saham bergerak menguat, 24 saham bergerak yang melemah, dan 505 saham mengalami stagnan total dari 534 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Seluruh 9 indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama dari sektor konsumer yang melemah 0,96%, sektor properti yang turun 0,88%, dan sektor finansial yang melandai 0,87%. Dalam risetnya, Sinarmas Sekuritas memprediksi pergerakan IHSG akan mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini, tertekan aksi ambil untung investor asing.

Riset Sinarmas Sekuritas memaparkan realisasi pencapaian target tax amnesty yang masih di bawah ekpektasi serta juga kekhawatiran bahwa yield dari obligasi negara AS jangka panjang akan merangkak naik memberikan imbas negatif ke pasar. IHSG diperkirakan mengalami pelemahan didorong oleh penjualan saham untuk pembayaran tebusan maupun aksi ambil untung oleh investor asing.

“Kami merekomendasi untuk mulai mengurangi saham-saham berkapitalisasi kecil dan beralih ke saham-saham bluechip yang bersifat defensif melalui strategi buy on weakness,” papar riset tersebut. Sejalan dengan pelemahan IHSG, pergerakan indeks Bisnis27 juga terpantau melemah 0,81% atau senilai dengan 3,85 poin ke 471,59, setelah dibuka turun 0,34% atau senilai dengan 1,64 poin di posisi 473,81.

Sementara itu, rupiah melemah 0,17% atau senilai dengan 22 poin ke Rp13.085 per USD. Menurut riset Sinarmas Sekuritas memaparkan realisasi pencapaian target tax amnesty yang masih di bawah ekpektasi dan juga kekhawatiran bahwa yield dari obligasi negara AS jangka panjang akan merangkak naik memberikan imbas negatif ke pasar.

Adapun, pasar akan mencermati angka penjualan ritel yang akan dirilis oleh BPS hari ini. Secara teknikal indeks hari ini diprediksi bergerak di kisaran 5.320-5.400 dengan top buy saham a.l INTP, CPIN, ACES, dan ADRO   –  SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : merdeka.com