SOLID GOLD  –  IHSG diprediksi Akan Mengahiri Pengutannya, Meski Sempat Rebound

SOLID GOLD PALEMBANG – Menurut Analis memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan pekan depan akan mampi rebound setelah ditutup melemah. Analis Reliance Securities Lanjar Nafi mengatakan IHSG bergerak tertekan break out support MA7 dan MA25 hingga lower bollinger bands. Tekanan bearish cukup terasa pada indikator Stochastic yang sebelumnya dead-cross pada area jenuh beli. IHSG akan menguji support MA50 dan berkemungkinan mencoba rebound jangka pendek.

Memimpin pelemahan indeks saham di Asia, IHSG tertekan cukup dalam 59.78 poin sebesar 1.03% dilevel 5765.42 setelah sebelumnya bergerak konsolidasi positif. Melambatnya pertumbuhan pinjaman dilevel 8.7% membuat diduga menjadi salah satu faktor BI menahan agresifitas pada kebijakan moneter tingkat suku bunga. Dimana pada hari ini suku bunga di tahan pada level 4.75% sehingga investor kembali berspekulasi terhadap kemampuan Rupiah menahan laju permintaan USD yang meningkat seiring peningkatan suku bunga AS.

Mayoritas indeks sektor melemah Indeks sektor aneka industri dan keuangan menjadi pionir pelemahan kecuali sektor pertanian menguat 0.32% akibat prospek CPO yang dinilai cukup baik dari segi harga pasca turunnya suplay di AS. Analis Binaartha Securities Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan IHSG ditutup melemah 1.03% di level 5765.424 pada 21 Juli 2017. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 5740.434 dan 5715.445. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 5810.938 dan 5856.453.

Kepala Riset William Surya Wijaya, rilis kinerja emiten sudah mulai banyak terlansir, pergerakan IHSG terlihat masih memiliki semangat untuk kembali mencetak rekor tertinggi yang baru, momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan utuk melakukan akumulasi pembelian mengingat dalam jangka panjang IHSG msih berada dalam pola uptrend. –  SOLID GOLD