SOLID GOLD  –  IHSG Melanjutkkan Pelemahannya Berakhir Negatif

SOLID GOLD PALEMBANG   –  Kamis (15/12) Pelemahan IHSG dibuka turun 0,61% atau 32,25 poin ke level 5.230,57. Sebelumnya ditutup melemah 0,58% atau setara dengan 30,80 poin ke level 5.262,82 setelah bergerak pada kisaran 5.259,68 – 5.306,34. Pelemahan IHSG sejalan dengan pergerakan bursa saham lain di kawasan Asia Tenggara yang cenderung bervariasi. Indeks FTSE Straits Time Singapura naik tipis 0,03%, indeks FTSE Malaysia KLCI turun 0,12%, indeks SE Thailand melemah 0,65%, sedangkan indeks PSEi Filipina menguat 0,69%.

Menurut Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya, pelemahan IHSG hari ini terjadi di tengah penantian pasar akan pengumuman suku bunga acuan di dalam negeri dan luar negeri. The Fed dijadwalkan akan menyimpulkan pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu sore atau Kamis dini hari WIB. Pasar meyakini The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya FFR, menyusul membaiknya prospek ekonomi sejak pemilu AS.

Sementara itu Bank Indonesia menggelar rapat pada 14-15 Desember 2016. Di sisi lain, aksi investor asing yang terus melakukan jual bersih di pasar saham Indonesia turut berkontribusi terhadap pelemahan IHSG.  Seperti diketahui, para pejabat The Fed memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dalam pertemuan kebijakannya kemarin serta mengisyaratkan lebih banyak kenaikan untuk selanjutnya.

Sejalan dengan pelemahan indeks MSCI, indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 0,6%, dengan saham energi dan tambang memimpin pelemahan, sementara indeks S&P/NZX 50 New Zealand turun 0,1% dan indeks Kospi Korea Selatan melandai 0,4%. –  SOLID GOLD