SOLID GOLD BERJANGKA  –  Hangseng Menanjak Naik

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Senin (08/08) pergerakan bursa saham di Hong Kong terpantau menguat, ditopang oleh kenaikan performa perusahaan pengembang dan asuransi menjelang rilis data perdagangan.

Indeks Hang Seng menguat 1,27% atau setara dengan 281,83 poin ke level 22.427,92, setelah dibuka dengan penguatan 0,80% atau setara dengan 178,09 poin ke 22.324,18. Ada sebanyak 48 saham menguat dan 2 saham lainnya yang melemah dari total 50 saham yang diperdagangkan di Hang Seng saat ini.

Penguatan indeks Hang Seng di antaranya didorong oleh saham beberapa saham seperti saham Tencent Holdings Ltd. yang menguat 1,95%, saham HSBC Holdings PLC. yang menanjak 1,59%, saham AIA Group Ltd. yang naik 0,91%, dan saham China Construction Bank Corp. yang meningkat 0,93%.

Penguatan oleh bursa saham Hong Kong yang diikuti reli pada bursa saham Asia setelah data tenaga kerja AS yang dirilis Jumat lalu membantu mendorong indeks S&P 500 ke level tertingginya.

Di sisi lain, pergerakan bursa saham China pada Shanghai Composite Index berbalik menguat 0,26% atau setara dengan 7,75 poin ke 2.984,44 setelah dibuka dengan pelemahan.

Seperti dilansir dari data Bloomberg  fund manager JK Life Insurance Co. Wu Kan,  “Bursa saham Hong Kong lebih memiliki partisipan global jadi pasarnya cenderung berkinerja baik saat bank sentral global melepaskan likuiditas dan bursa saham AS mencatatkan rekornya. Perbedaan antara bursa saham di negara China dan Hong Kong cenderung akan berlanjut dalam jangka pendek,”. –  SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : bisnis.com

 

Penguatan oleh bursa saham Hong Kong yang diikuti reli pada bursa saham Asia setelah data tenaga kerja AS yang dirilis Jumat lalu membantu mendorong indeks S&P 500 ke level tertingginya. Di sisi lain, pergerakan bursa saham China pada Shanghai Composite Index berbalik menguat 0,26% atau setara dengan 7,75 poin ke 2.984,44 setelah dibuka dengan pelemahan. Seperti dilansir dari data Bloomberg fund manager JK Life Insurance Co. Wu Kan, “Bursa saham Hong Kong lebih memiliki partisipan global jadi pasarnya cenderung berkinerja baik saat bank sentral global melepaskan likuiditas dan bursa saham AS mencatatkan rekornya. Perbedaan antara bursa saham di negara China dan Hong Kong cenderung akan berlanjut dalam jangka pendek,”