SOLID GOLD BERJANGKA  –  Hangseng Menguat

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Jumat (05/08) pergerakan bursa saham di Hong Kong terpantau menguat pada perdagangan, di tengah prediksi para investor bahwa bank sentral negara tersebut akan menambah stimulus. Indeks Hang Seng menguat 1,33% atau setara dengan 291,05 poin ke level 22.123,28, setelah dibuka dengan penguatan 0,59% atau setara dengan  128,82 poin ke 21.961,05.

Hanya ada 1 saham melemah dan 49 saham lainnya dari 50 saham yang diperdagangkan di Hang Seng. Penguatan indeks Hang Seng di antaranya didorong oleh beberapa saham seperti saham AIA Group Ltd. yang melesat 1,98%, saham HSBC Holdings PLC yang menguat 1,42%, saham China Construction Bank Corp. yang menanjak 1,90%, dan saham Tencent Holdings Ltd. yang naik 0,77%.

Seperti dilansir Bloomberg, prediksi bahwa bank sentral akan mengambil langkah demi menopang lesunya pertumbuhan telah mendorong pergerakan saham di seluruh dunia, dengan adanya BoE yang mengungkap paket stimulus ditujukan untuk menahan kejatuhan akibat dampak Brexit. Ronald Wan, Kepala Eksekutif Partners Capital International Ltd. di Hong Kong “China akan mengumumkan rangkaian data makro dan masyarakat berharap tekanan inflasi tidak akan tinggi serta berspekulasi bahwa bank sentral akan mengambil langkah seperti mengurangi rasio cadangan bank,”

Hal yang berbeda terjadi kemarin indeks Hang Seng bergerak naik 0,59% atau senilai dengan 128,24 poin ke level 21.867,36, setelah dibuka dengan penguatan 0,62% atau senilai dengan  134,24 poin ke 21.873,36. Ada sebanyak 34 saham menguat, 13 saham yang melemah, dan 3 saham lainnya bergerak stagnan total dari 50 saham yang diperdagangkan di Hang Seng pagi ini.

Penguatan indeks Hang Seng di antaranya didorong oleh beberapa saham seperti saham CNOOC Ltd. yang melesat 3,62%, China Construction Bank Corp. yang menanjak 1,14%, saham Tencent Holdings Ltd. yang naik 0,66%, dan saham Sun Hung Kai Properties Ltd. yang menguat 0,85%.

Sedangkan untuk indeks Hang Seng ditutup jatuh 1,76% atau senilai dengan  390,02 poin ke 21.739,12. Sementara itu dari daratan China dilaporkan pelemahan bursa saham China pada hari ini terjadi setelah bank sentral negara tersebut menyatakan akan mempertahankan kebijakan moneternya.

Seperti dilansir Bloomberg PBOC kemarin menyatakan akan mempertahankan kebijakan moneternya pada paruh kedua tahun ini. Hal ini telah turut menekan sektor perbankan yang ditunjukkan dengan melemahnya saham perusahaan finansial pada bursa saham negara tersebut –  SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : market.bisnis.com