SOLID GOLD  –  Ketegangan Geo Politik Pemicu Kuatnya Emas

SOLID GOLD PALEMBANG  –  Harga emas naik ke level tertinggi dalam 2 bulan setelah Amerika Serikat dan Korea Utara saling menukar ancaman, mendorong investor untuk membeli emas sebagai aset safe haven. Harga emas spot LLG naik 0,59 persen pada $ 1,284.70 per ons, tertinggi sejak 9 Juni. Emas naik 1,3% pada sesi sebelumnya, kenaikan terbesar sejak pertengahan Mei.

Harga emas berjangka A.S. untuk pengiriman Desember berakhir pada $ 1.290,10 per ons. Wilayah $ 1,279 merupakan level teknis utama, yang merupakan tren turun yang telah berlaku sejak pertengahan 2016 ketika emas melonjak ke puncak dua tahun di $ 1,374.91. Emas menguat setelah data menunjukkan harga produsen A.S. secara tak terduga turun pada bulan Juli, mencatat penurunan terbesar dalam hampir setahun dan menunjukkan perlambatan inflasi lebih lanjut yang dapat menunda kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Namun, permintaan emas fisik lamban di India sementara rally harga global mengurangi pembelian di tempat lain di Asia dan kepemilikan emas terbesar di dunia yang didukung bursa ETF, tidak berubah. Di logam mulia lainnya, perak naik 1,09 persen menjadi $ 17,09 per ons, tertinggi sejak 14 Juni. Platinum naik 0,9% menjadi $ 980,25 per ons. Pada sesi sebelumnya, indeks tersebut bertepatan tertinggi sejak 21 April di level $ 980.60. Palladium naik 0,76% menjadi $ 897,75 per ons.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas bergerak naik terpicu ketegangan geopolitik AS-Korea Utara dan pelemahan usd jika berlanjut. Harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,288.00-$ 1,291.00, namun jika harga bergerak turun akan menembus kisaran Support $ 1,283.00-$ 1,281.00.  –  SOLID GOLD