SOLID GOLD BERJANGKA  –  4 Pemain Tak Tampil diEuro

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Bukan hanya cedera yang sering menjadi momok seorang pesepakbola saat sedang berpartisipasi dalam sebuah kompetisi. Tak jarang kartu kuning juga menjadi penyebab sebuah tim menelan kekalahan.

Akumulasi kartu kuning bisa saja membuat sebuah tim tak bisa memainkan kekuatan terbaiknya. Apalagi jika tim tersebut tampil dalam laga putaran final sebesar Piala Eropa 2016. Tentu saja sang pelatih sangat membutuhkan starting XI terbaik timnya untuk memenangi laga.

Terdapat tiga kontestan semifinal Piala Eropa 2016 yang tidak bisa memainkan kekuatannya secara penuh. Wales menjadi tim utama yang paling dirugikan mengenai hal tersebut. Karena, mereka harus kehilangan dua pemain inti.

Mereka adalah Ben Davies dan Aaron Ramsey. Dalam skema tiga pemain bertahan yang diterapkan sang pelatih Chris Coleman, Davies menjadi sosok yang tak tergantikan. Hal itu mengapa ia selalu dimainkan Coleman sejak awal di Piala Eropa 2016. Peran sentral Coleman pula yang membuat Wales hanya kebobolan empat gol.

Bicara soal kontribusi, Ramsey jelas jauh lebih penting bagi Davies. Ia menjadi bagian vital dalam semua serangan The Dragons. Bahkan, ia juga sudah menyumbang satu gol dan memberi empat assist dari lima pertandingan.

Saking khawatirnya, seorang fans Wales pun sampai membuat permohonan untuk meminta UEFA merevisi kartu kuning Ramsey saat menang 3-1 atas Belgia di perempat final. Ada berapa pun orang yang mendukung permohonan itu, UEFA diyakini tak akan mengabulkannya.

Di kubu, Portugal hanya akan kehilangan William Carvalho karena akumulasi kartu. Ia diganjar kartu kuning saat Portugal bertemu Polandia di perempat final. Perannya cukup penting karena sudah empat laga ia dimainkan sebagai starter.

Selain Wales, Jerman menjadi tim yang dirugikan peraturan akumulasi kartu kuning. Mereka tidak bisa memainkan bek tangguh Mats Hummels. Ia mendapatkan sanksi akumulasi setelah diganjar kartu kuning akibat melanggar Eder kala Jerman melawan Italia di perempat final.

Meski begitu, masing-masing pelatih tentu sudah menyiapkan pemain pengganti untuk mengatasi hal tersebut. Terlebih, tim-tim seperti Portugal, Jerman, dan Wales memiliki stok pemain yang cukup berlimpah  – SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : sport.liputan6.com