SOLID GOLD BERJANGKA  – Harga Emas Naik

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Pada 19 juli 2016 emas berjangka divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir dengan kenaika tipis , karena USD melemah, meskipun pasar ekuitas AS menguat. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 1,90 USD, atau 0,14%, menjadi menetap di 1.329,30 USD per ounce, lapor Xinhua. Emas memperoleh dukungan karena indeks dolar AS jatuh pada Senin. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan turun karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Dukungan masih berlanjut Inggris setelah memutuskan keluar dari UE, dan para pedagang percaya bahwa Thr Fed akan menunda kenaikan suku bunga yang sebelumnya diperkirakan Juli hingga 2017. Risalah pertemuan The Fed sebelumnya menyebabkan para investor percaya bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,50% menjadi 0,75% selama pertemuan FOMC pada bulan Desember.

Menurut alat Fedwatch CMEGroup, probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga 0,50% ke 0,75% adalah pada nol persen untuk pertemuan Juli, 12% pada pertemuan September, 13% pada pertemuan bulan November, dan 43% di pertemuan Desember.

Perak untuk pengiriman September turun sembilan sen, atau 0,45%, menjadi ditutup pada 20,075 USD per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober menambahkan 7,20USD, atau 0,66%, menjadi ditutup pada 1.101,60 USD per ounce. Pada 18 juli 2016 harga emas melemah pada perdagangan siangnya, Emas Comex kontrak Agustus  melemah 0,05% ke US$1.326 per ounce.

Emas melemah, di saat pasar memperkirakan logam mulia mampu menembus level US$1.500 per ounce. Emas diprediksi akan melambung, karena analis mengaitkannya dengan bakal digelarnya pemilu presiden AS. Suku bunga rendah yang bakal melambung permintaan dan pemilihan presiden AS, menurut DBS Group Holdings Ltd seperti dikutp Bloomberg bicsa memacu reli emas hingga menembus US$1.500 per ounce.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Benjamin Wong, ahli strategi valuta asing  “Emas melonjak sejak tahun 1970.  Pasar berurusan dengan ketidakpastian politik akan menjadi pemilihan presiden 8 November”.  Sebelumnya pasar juga mengkhawatirkan dampak dari keluarnya Inggris dari Brexit  –  SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : bisnis.com