SOLID GOLD  –  Emas Diperkirakan Mengalami Penurunan,USD Menguat

SOLID GOLD PALEMBANG    –     Logam (17/11) Emas berjangka berakhir turun, karena USD menunjukkan penguatan luar biasa. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 0,6 USD atau 0,05%, menjadi menetap di 1.223,90 USD per ounce.

Pedagang mengamati USD menghabiskan sebagian besar harinya di dekat tertinggi 13-tahun, menempatkan tekanan kuat terhadap logam mulia karen indeks USD naik 0,37% menjadi 100,51. Indeks adalah ukuran dari USD terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan USD biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika USD naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan USD menjadi lebih mahal bagi investor. Namun, logam mulia dicegah dari penurunan lebih lanjut karena Dow Jones Industrial Average AS turun 80 poin atau 0,42%.

Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman, sementara sebaliknya ketika ekuitas membukukan keuntungan maka logam mulia biasanya turun. Emas diberi dukungan lebih lanjut ketika laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada Rabu menunjukkan indeks harga produsen (PPI) lebih buruk dari yang diperkirakan, datang tidak berubah selama Oktober. Analis mencatat ekspektasi untuk pertumbuhan 0,2 persen yang merupakan ujung terendah dari kisaran konsensus.

Para analis yang sama mencatat bahwa bagian laporan energi mencegah angka PPI mencapai angka negatif. Selain laporan-laporan ekonomi laporan indeks harga konsumen, rumah baru dibangun, klaim pengangguran mingguan, Survei Prospek Bisnis Federal Reserve Philadelphia akan dirilis pada Kamis, dan terakhir beberapa pejabat The Fed

Perak untuk pengiriman Desember turun 11,6 sen, atau 0,68%, menjadi ditutup pada 16,927 USD per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 11,8USD atau 1,26%, menjadi ditutup pada 946,50 USD per ounce.   –   SOLIDGOLD