SOLID GOLD BERJANGKA  –  Efek Samping Makan Sayur

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Selain buah, sayuran termasuk makanan yang wajib untuk dikonsumsi setiap hari. Sebabnya tubuh membutuhkan kandungan nutrisi dan serat di dalamnya guna mendukung kesehatan secara keseluruhan. Meski sehat, bukan berarti kamu bebas mengonsumsinya dalam jumlah yang tak terkendali.

1. Zat pati

Menurut penelitian yang dilakukan di Harvard University, sayuran juga bisa mengandung zat tepung. Beberapa contoh sayuran tersebut adalah kentang, jagung, kacang polong, atau labu. Penelitian ini mengungkapkan bahwa kandungan zat tepung ini juga bisa menyumbang kenaikan berat badan.

2. Membuat perut kembung

Beberapa jenis sayuran cruciferous seperti kale, brokoli, atau kembang kol bisa membuat perut kembung jika dikonsumsi berlebihan.

“Manusia tidak memiliki enzim untuk memecah rafinosa atau zat gula kompleks yang biasa ditemukan di sayuran jenis ini,” ungkap ahli gizi, Jennifer Cassetta, “Sehingga ketika sayuran ini sampai ke usus bagian bawah, makan sayuran akan difermentasi oleh bakteri dan menghasilkan gas metana, karbon dioksida, dan hidrogen yang menghasilkan gas.”

3. Menyebabkan peradangan

Kamu mungkin belum familiar dengan keluarga tanaman Solanaceae yang menghasilkan senyawa alkaloid atau solanine. Beberapa penelitian menemukan bahwa sayuran berjenis ini dilarang untuk dikonsumsi berlebihan sebab bisa menyebabkan peradangan. Dalam jangka panjang, peradangan ini bisa menyebabkan nyeri sendi, masalah pencernaan, gangguan tidur, penuaan dini, dan penyakit kronis lainnya.

Contoh dari sayuran ini adalah terung dan tomat.

4. Kandungan pestisida

Sayuran yang diproduksi secara massal tidak bisa terhindar dari kontaminasi pestisida. Menurut USDA ada sekitar 178 jenis pestisida yang menempel pada sayuran.

“Bayam adalah salah satu sayuran yang sehat namun juga mengandung paling banyak pestisida dibanding jenis sayuran lainnya. Sehingga kamu wajib mencucinya dengan seksama sebelum mengonsumsinya,” terang penelitian ini.  –  SOLID GOLD BERJANGKA

 

2. Membuat perut kembung

Beberapa jenis sayuran cruciferous seperti kale, brokoli, atau kembang kol bisa membuat perut kembung jika dikonsumsi berlebihan.

“Manusia tidak memiliki enzim untuk memecah rafinosa atau zat gula kompleks yang biasa ditemukan di sayuran jenis ini,” ungkap ahli gizi, Jennifer Cassetta, “Sehingga ketika sayuran ini sampai ke usus bagian bawah, makan sayuran akan difermentasi oleh bakteri dan menghasilkan gas metana, karbon dioksida, dan hidrogen yang menghasilkan gas.”

3. Menyebabkan peradangan

Kamu mungkin belum familiar dengan keluarga tanaman Solanaceae yang menghasilkan senyawa alkaloid atau solanine. Beberapa penelitian menemukan bahwa sayuran berjenis ini dilarang untuk dikonsumsi berlebihan sebab bisa menyebabkan peradangan. Dalam jangka panjang, peradangan ini bisa menyebabkan nyeri sendi, masalah pencernaan, gangguan tidur, penuaan dini, dan penyakit kronis lainnya.

Contoh dari sayuran ini adalah terung dan tomat.