SOLID GOLD  –  Daya Beli Cina Sedikit, Harga Batubara Anjlok

SOLID GOLD PALEMBANG  –  Efek menuruntnya daya beli di Cina pengarui harga batu bara melanjutkan pelemahannya hari kedua berturut-turut, akibat menurunnya permintaan di China. Pada perdagangan Rabu, harga batu bara untuk kontrak Januari 2018, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, ditutup melemah 0,80% atau 0,70 poin di US$87,30/metrik ton.

Untuk harga batu bara kontrak Januari 2018 berakhir melorot 1,40% atau 1,25 poin di US$88/metrik ton. Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan listrik dan produk migas, Energi Danmark, dalam situs resminya melaporkan bahwa pasar fokus pada menurunnya tingkat permintaan dari China.

Berbanding terbalik dengan batu hitam, harga minyak mentah berakhir menguat pada akhir perdagangan Rabu, setelah permintaan minyak mentah mendorong ekspor AS ke level tertinggi. Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman November ditutup menguat 0,5% atau 0,26 poin di level US$52,14 per barel di New York Mercantile Exchange.

Adapun minyak Brent untuk kontrak pengiriman November ditutup turun 0,54 poin di level US$57,90 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Badan Administrasi Energi (EIA) Amerika Serikat melaporkan bahwa persediaan minyak mentah pada pekan lalu turun, untuk pertama kalinya sejak Badai Harvey menyerang Texas. Hal ini karena penyuling meningkatkan tingkat pemrosesan dan eksportir mengirimkan satu dari setiap enam barel minyak mentah yang dipompa dari sumur domestik. –  SOLID GOLD