Cara Atasi Kolestrol Pasca Makan Daging – Solid Gold Berjangka

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG – Momen perayaan Idul Adha memang menjadi hari besar yang ditunggu oleh umat muslim di seluruh dunia.

Salah satunya yaitu pemerataan kebahagiaan melalui daging qurban ke teman-teman yang membutuhkan.

Bahkan tidak sedikit yang memasak beragam kuliner berbahan dasar daging untuk beberapa hari sebagai perayaan.

Tetapi daging hewan mengandung kolesterol yang cukup tinggi, berbahayakah mengonsumsinya?

Rachel Olsen, Nutrition Expert YOUVIT multivitamin gummy, memaparkan bahwa daging merah seperti sapi, kambing, domba sebenarnya merupakan sumber protein yang bagus jika dikonsumsi dalam jumlah yang seimbang.

Memang kandung protein dalam daging tidak perlu diragukan lagi.

Cuma memang kita sebaiknya tidak berlebihan makannya, karena daging merah termasuk kategori bahan makanan yang mengandung kolesterol, lemak jenuh dan trans, ucapnya.

Ia mengatakan juga bahwa selama Idul Adha sebenarnya ada cara nyaman untuk tetap bisa menyantap hidangan daging tanpa merasa was-was.

Berikut beberapa tips dari Rachel Olsen yang tertulis dalam press release yang dikirimkan pada Suara.com :

Masak Dengan Di Rebus

Kalaupun ingin menggoreng atau menumis, maksimal gunakan hanya lima sendok minyak goreng. Makanan yang digoreng akan meningkatkan kandungan kolesterol dan lemak trans pada daging.

Tentunya penggunaan santan pada hidangan daging sebaiknya juga dihindari.

Perhatikan Porsi

Sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan, saat kita makan sebaiknya menerapkan porsi dalam satu piring berupa ¼ bagian untuk karbohidrat, ¼ bagian untuk protein dan setengahnya untuk sayuran dan buah-buahan. Sayur-sayuran dan kacang-kacangan bagus untuk menjadi sumber serat pada tubuh kita.

Serat ini yang nantinya membantu untuk mengikat kolesterol. Jadi, selalu imbangi hidangan daging dengan mengonsumsi lebih banyak sayuran.

Imbangi Dengan Vitamin

Beberapa vitamin dan mineral membantu tubuh untuk mencerna daging menjadi sumber energi yang bagus untuk aktivitas sehari-hari, seperti B kompleks dan iodium.

Hindari makan di Malam hari

Saat dini hari, sistem pencernaan kita secara alamiah akan mengistirahatkan diri. Sehingga jika kita makan terlalu malam, daging akan disimpan sebagai lemak, dibandingkan dikonversikan sebagai energi untuk beraktivitas.

Idealnya makan malam sebaiknya dilakukan 3 jam sebelum tidur, agar dapat memberikan kesempatan bagi lambung dan usus untuk mencerna dan memetabolisme makanan dengan lebih baik sebelum waktu tidur.

Jadi aman kok mengolah beragam jenis daging untuk merayakan Idul Adha yang tinggal menghitung hari. Tapi coba tips di atas ya untuk mengontrol kolesterol tinggi.