SOLID GOLD  –  Bursa Saham Jepang Mengakhiri Penguatannya

SOLID GOLD PALEMBANG   –   Jumat (25/11) Bursa saham Jepang semakin memantapkan relinya sejalan dengan terus melemahnya kinerja nilai tukar yen Jepang yang mendorong prospek laba eksportir meski di sisi lain terdapat laporan penurunan harga konsumen Jepang.

Indeks Topix pagi ini dibuka naik 0,27% atau setara dengan 3,96 poin di level 1.463,92 dan menguat 0,63% atau setara dengan 9,17 poin ke 1.469,13 Pada saat yang sama, indeks Nikkei 225 bergerak menguat 0,72% atau setara dengan 131,15 poin ke level 18.464,56 setelah dibuka dengan kenaikan 0,30% atau setara dengan 54,18 poin di level 18.387,59.

Ada Sebanyak 156 saham menguat, 62 saham melemah, dan 7 saham stagnan dari 225 saham pada indeks Nikkei. Saham FANUC Corp. yang naik tajam 1,52% menjadi pendorong utama terhadap penguatan Nikkei pada perdagangan pagi ini, diikuti oleh Honda Motor Co. Ltd. yang melejit 3,78%, Toyota Motor Corp. yang menguat 2,46%, dan Denso Corp. yang melesat 2,82%.

Sementara itu, pergerakan nilai tukar yen terpantau melemah 0,27% atau setara dengan 0,31 poin ke 113,65 per USD setelah dibuka menguat tipis 0,01% atau setara dengan 0,01 poin di posisi 113,33.

Seperti dilansir Bloomberg hari ini, harga konsumen Jepang turun untuk bulan kedelapan berturut-turut, rentetan penurunan terpanjang sejak 2009-2011. Hal ini menggarisbawahi seberapa jauhnya negara tersebut dari pencapaian target inflasi 2% nya.

Harga konsumen Jepang, selain komponen makanan segar, turun 0,4% pada Oktober dibandingkan dengan setahun sebelumnya. Harga konsumen secara keseluruhan naik 0,1%, dengan kenaikan pada harga makanan segar yang mengimbangi berlanjutnya penurunan pada biaya energi    –    SOLIDGOLD