SOLID GOLD  –  Bursa Saham Amerika Mengalami Pelemahan

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG    –    Rabu (05/10) bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan Selasa menyusul kecemasan investor terhadap proses ke luarnya Inggris dari Uni Eropa dan prospek kenaikan suku bunga AS dalam beberapa bulan mendatang.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,47% ke level 18.168,45, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 turun 0,5% ke level menjadi 2.150,49. 10 dari 11 sektor pada indeks S&P 500 indeks melemah, dengan sektor utilitas merosot 2,17% dan sektor layanan telekomunikasi melemah 1,67%.

Seperti dilansir Reuters, Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan pemisahan negara itu dari Uni Eropa tidak akan berjalan mulus dan akan ada ganjalan dalam prosesnya. Walaupun pernyataan ini menekan mata uang pound sterling dan mendorong penguatan indeks saham Inggris, hal ini meningkatkan kekhawatiran di kalangan investor AS. Sementara itu dikabarkan Maret 2017 akan menjadi awal mulai diberlakukannya Brexit.

Bill Northey, kepala investasi untuk kelompok klien swasta di U.S Bank, seperti dikutip Reuters “Jelas ada beberapa gema dari segi prospek pemisahan Inggris dari Uni Eropa yang agaknya tidak berjalan mulus.”

Probabilitas kenaikan suku bunga acuan AS meningkat menjadi 63% pada bulan Desember. Sementara itu, Dana Moneter Internasional menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS pada tahun 2016 menjadi 1,6% dari 2,2% dan memperkirakan pelemahan ekonomi global. Perhatian investor saat ini beralih ke kondisi emiten, dengan laporan keuangan kuartal ketiga akan bergulir dalam beberapa pekan ke depan  –  SOLIDGOLD BERJANGKA