SOLID GOLD  –  Bursa Saham Asia Cenderung Fluktuatif

SOLID GOLD PALEMBANG  –  Bursa saham di Asia bergerak fluktuatif, menjelang rilis sejumlah data ekonomi di China. Indeks Topix Jepang berbalik arah, sedangkan indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,2%. Pergerakan indeks Kospi Korea Selatan juga berbalik arah dan indeks S&P/ASX Australia turun 0,8%. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2% dan indeks S&P 500 cenderung bergerak flat setelah berakhir naik 0,1%.

Di sisi lain, imbal hasil obligasi AS bertenor pendek naik menjelang rilis data ekonomi AS pekan ini. Raihdan data inflasi AS dan penjualan ritel AS dapat berdampak pada prospek kenaikan suku bunga The Fed. Adapun kinerja mata uang pound sterling tetap lesu di tengah berlanjutnya tekanan politik terhadap PM Inggris Theresa May.

Dilansir Bloomberg, saat investor terus memantau perkembangan pembahasan reformasi pajak AS, perhatian teralih pada data produksi industri, investasi aset tetap, dan penjualan ritel di China yang akan dirilis hari ini. Pasar juga menantikan pernyataan dari pemimpin sejumlah bank sentral, di antaranya Mario Draghi, Janet Yellen, Mark Carney, dan Haruhiko Kuroda pada konferensi yang digelar European Central Bank (ECB) hari ini waktu setempat.

Dalam sebuah pidato di Swiss Institute of International Studies University of Zurich, Kuroda menyatakan bahwa Bank of Japan (BOJ) akan terus bertahan dengan kebijakan pelonggaran moneter demi memastikan kondisi inflasi dan kenaikan harga. Kuroda berulang kali telah menuturkan bahwa bank sentral Jepang tersebut perlu untuk melanjutkan stimulus moneternya, bahkan ketika bank sentral lainnya mulai mengambil langkah-langkah untuk mengetatkan kebijakan.  –  SOLID GOLD