SOLID GOLD BERJANGKA  –   Bursa Korea Selatan Terjun Bebas

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG    –    Pagi ini (13/09) Bursa saham Korea Selatan terpantau melemah. Indeks Kospi bergerak menguat 0,68% atau senilai dengan 13,08 poin ke 2.004,56, setelah juga dibuka menguat 1,03% atau senilai dengan  20,45 poin di posisi 2.011,93. Dari 766 saham yang diperdagangkan pada indeks Kospi, 481 saham menguat, 216 saham yang melemah, dan 69 saham mengalami stagnan.

Saham Donghwa Pharmaceutical Co. menguat 0,78%, diikuti oleh saham KR Motors Co. Ltd yang naik 0,93%, serta saham Hyundai C&F Inc. yang menguat 0,85%. Bursa saham Korsel hari ini menguat sejalan dengan pergerakan bursa saham Asia menyusulrebound saham AS, setelah nada dovish dari Pejabat Federal Reserve Lael Brainard.

Seperti dilansir dari data Bloomberg, Dewan Gubernur The Fed Lael Brainard menyerukan kehati-hatian menjelang pengetatan kebijakan moneter dalam pidatonya pada hari Senin. Indeks Kospi ditutup melemah 1,25% atau senilai dengan 25,86 poin ke level 2.037,87. Sebelumnya, indeks juga dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,72% atau senilai dengan 14,79 poin di level 2.048,94. Ada sebanyak 173 saham menguat, 524 saham yang melemah, dan 70 saham mengalami stagnan total dari 766 saham yang diperdagangkan di indeks Kospi.

Saham BGF Retail Co. Ltd dan Jeil Pharmaceutical Co. menjadi saham dengan pelemahan terbesar pada indeks dengan pelemahan masing-masing sebesar 12,38% dan 9,19%. Sementara itu, saham EN3 Co. Ltd. menguat paling tajam hingga 15,61%, diikuti oleh saham KP Co. Ltd yang melonjak 11,71%. Seperti dilansir Bloomberg hari ini, indeks Kospi mengalami penurunan terbesar dalam dua bulan dan won memimpin pelemahan di antara mata uang Asia lainnya.

 

Saham BGF Retail Co. Ltd dan Jeil Pharmaceutical Co. menjadi saham dengan pelemahan terbesar pada indeks dengan pelemahan masing-masing sebesar 12,38% dan 9,19%. Sementara itu, saham EN3 Co. Ltd. menguat paling tajam hingga 15,61%, diikuti oleh saham KP Co. Ltd yang melonjak 11,71%. Seperti dilansir Bloomberg hari ini, indeks Kospi mengalami penurunan terbesar dalam dua bulan dan won memimpin pelemahan di antara mata uang Asia lainnya