SOLID GOLD   –    Bursa Jepang Kembali Memerah

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG    –    harian ini (28/09) pergerakan bursa saham Jepang terpantau kembali melemah, setelah sukses berakhir menguat pada sesi perdagangan sebelumnya. Indeks Topix dibuka turun signifikan 1,15% atau setara dengan 15,45 poin ke level 1.333,77 dan melorot 1,35% atau setara dengan 18,18 poin ke 1.331,04.

Indeks Nikkei 225 merosot 1,25% atau setara dengan 208,79 poin ke level 16.475,14 setelah dibuka turun tajam 1,07% atau setara dengan 178,94 poin di level 16.504,99. Ada sebanyak 23 saham menguat, 197 saham yang melemah, dan 5 saham mengalami stagnan total dari 225 saham pada indeks Nikkei.

Saham KDDI Corp. drop 2,58%, sementara saham Softbank Group Corp. yang melemah 2,07%, kemudian saham Fast Retailing Co. Ltd. turun 0,80%, dan saham Eisai Co. Ltd. melandai 2,23%. Nilai tukar yen terpantau melemah 0,09% atau setara dengan 0,09 poin ke 100,52 per USD, setelah dibuka stagnan di posisi 100,43.

Seperti dilansir dari data Bloomberg, pelemahan bursa saham Jepang terjadi di saat lebih dari setengah perusahaan dalam indeks Topix diperdagangkan tanpa hak untuk pembayaran dividen berikutnya.

Bursa saham global reli pada Selasa setelah calon presiden AS dari Partai Republik Donald Trump terlihat kehilangan posisinya terhadap Hillary Clinton dalam debat pertama kemarin. Namun, keyakinan untuk aset berisiko tetap fluktuatif menyusul adanya kekhawatiran akan kesehatan keuangan Deutsche Bank AG yang memicu aksi jual global dalam saham keuangan awal pekan ini.

Kemarinnya Indeks Topix ditutup menguat 1% atau setara dengan 13,38 poin ke level 1.349,22, sedangkan indeks Nikkei 225 Stock Average ditutup naik 0,84% atau setara dengan 139,37 poin ke level 16.683,93. Nilai tukar yen Jepang terpantau melemah 0,52% atau setara dengan 0,52 poin ke 100.85 per USD setelah dibuka stagnan di posisi 100,33.

Sektor peralatan elektronik dan otomotif menguat menyusul pelemahan yen, sedangkan perbankan dan broker menjadi sektor yang melemah menyusul melemahnya saham Deutsche Bank AG.

Clinton dan Trump berdebat sengit  mengenai perdagangan dan ekonomi AS. Pada kebanyakan isu-isu kebijakan mereka kembali pada sikap kampanye standar mereka, tidak menawarkan proposal baru untuk bagaimana mereka akan menghadapi tantangan terhadap negara. Jajak pendapat CNN/ORC menunjukkan 62% berpikir Clinton menang, dibandingkan dengan 27% untuk Trump   –   SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : market.bisnis.com