SOLID GOLD    –     Bursa Jepang Mengikuti Jejak Bursa Asia

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG    –   harian solid (14/09) Indeks Topix pagi ini dibuka melemah 0,65% atau senilai dengan 8,56 poin ke level 1.314,43 dan turun 0,38% atau senilai dengan  5,02 poin ke 1.317,97. Indeks Nikkei 225 turun 0,30% atau senilai dengan 50,39 poin ke level 16.678,65 setelah dibuka dengan pelemahan 0,58% atau senilai dengan 96,98 poin di level 16.632,06.

Ada sebanyak 79 saham menguat, 132 saham yang melemah, dan 14 saham mengalami stagnan total dari 225 saham pada indeks Nikkei. Saham Fast Retailing Co. Ltd. melemah 1,48%, diikuti saham Softbank Group Corp. yang merosot 1,09%, lalu saham KDDI Corp. yang turun 0,59%, dan disusul saham Casio Computer Co. Ltd. yang terbalik 4,60%.

Nilai tukar yen terpantau melemah 0,56% atau senilai dengan 0,57 poin ke 103,13 per USD. Seperti dilansir dari data Bloomberg Seiichi Miura, ahli strategi Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities Co., “Yen melemah semalam, namun kondisi secara keseluruhan pergerakan saham Jepang masih mengarah turun”.

1 hari sebelumnya bursa saham Jepang ditutup tak stabil setelah investor menimbang berkurangnya kemungkinan kenaikan suku bunga acuan AS dalam waktu dekat serta pertemuan BOJ minggu depan. Indeks Topix ditutup melemah tipis 0,01% atau senilai dengan 0,11 poin ke level 1.322,99, sedangkan indeks Nikkei 225 Stock Average ditutup menguat 0,34% atau senilai dengan 56,12 poin ke level 16.729,04.

Seperti dilansir dari data Bloomberg, Dewan Gubernur The Fed Lael Brainard menyerukan kehati-hatian menjelang pengetatan kebijakan moneter dalam pidatonya pada hari Senin. Sementara itu, BOJ akan mengatadan pertemuan pekan depan dengan investor berspekulasi mengenai prospek tambahan stimulus menyusul komentar dari Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda pekan lalu.

Toshihiko Matsuno, analis senior SMBC Friend Securities Co, seperti dikutip langsung dari Bloomberg “Dengan pernyataan Brainard ini, ekspektasi kenaikan suku bunga berkurang. Tampaknya melemahnya bursa AS pekan lalu sedikit berlebihan”. .

Sektor perbankan, asuransi dan telekomunikasi menjadi penekan utama pada bursa Jepang, sementara sektor obat-obatan dan emiten makanan menahan pelemahan indeks. Toyota Motor Corp, produsen mobil terbesar di dunia, sedikit bergerak setelah naik sebanyak 1,2%   –    SOLIDGOLD BERJANGKA