SOLID GOLD BERJANGKA  –  Bursa Hongkong Maju Lurus

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Bursa saham di Hong Kong menguat pada perdagangan 12 juli 2016, di tengah adanya prospek stimulus moneter di dunia untuk menahan dampak dari Brexit. Untuk Indeks Hang Seng dibuka dengan penguatan sebesasr 0,80% atau 166,44 poin menuju level 21.046,94 dan bergerak naik 0,46% atau 96,21 poin ke 20.976,71.

Ada sebanyak 32 saham ikut menguat, dilanjutkan 14 saham melemah, dan 4 saham lainnya stagnan dari 50 saham yang diperdagangkan di Hang Seng.

Penguatan indeks Hang Seng didorong oleh beberapa saham seperti saham HSBC Holdings PLC yang menanjak sebanyak 1,24%, China Mobile Ltd. yang melesat 1,24%, lalu saham AIA Group Ltd. yang naik 0,97%, dan diikuti oleh saham China Construction Bank Corp. yang menguat 0,58%.

Pergerakan saham global hampir kembali ke keadaan semula ketika Inggris memutuskan untuk berpisah dari UE atau disebut Brexit, dengan adanya prospek para pembuat kebijakan yang akan bertindak untuk membendung kejatuhan ekonomi global.

Bank of England diprediksi memangkas suku bunganya untuk minggu ini, sementara di Jepang PM Abe mengingatkan akan memerintahkan persiapan rencana stimulus lebih lanjut hari ini dengan langkah-langkah yang telah disiapkan untuk mendukung permintaan domestik.

Hal yang terjadi berbeda pada ( 11/07 ) Indeks Hang Seng menguat sebanyak 1,70% atau 348,97 poin pada level  20.913,14 , setelah dibuka dengan penguatan 1,88% atau 387 poin ke level 20.951,17.

Sebanyak 48 saham mengalami penguatan dan dua saham melemah dari 50 saham yang diperdagangkan di Hang Seng. Penguatan indeks Hang Seng di antaranya didorong oleh saham Tencent Holdings Ltd. yang mendaki 1,75%, diikuti oleh saham HSBC Holdings PLC yang menanjak 1,81%, China Construction Bank Corp. yang melesat 2,56%, dan AIA Group Ltd. yang naik 1,85%.

Seperti dilansir dari  Bloomberg, penguatan indeks Hang Seng pada awal perdagangan hari ini juga mengikuti reli bursa saham global di saat laporan peningkatan data tenaga kerja AS mengisyaratkan bahwa negara dengan perekonomian terbesar dunia tersebut berada pada pijakan yang lebih kuat. – SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : market.bisnis.com