SOLID GOLD BERJANGKA  –  Bursa China Membututi Bursa Hongkong

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG    –    Berita saat ini (19/09) pergerakan bursa saham China terpantau menguat, didorong oleh melonjaknya saham perusahaan energi seiring aksi para investor yang memperpanjang pembelian setelah libur panjang pekan lalu.

Indeks Shanghai Composite menguat 0,61% atau senilai dengan 18,17 poin ke level 3.021,02, setelah dibuka mengalami rebound 0,08% atau senilai dengan 2,47 poin di posisi 3.005,32. Dari 1.167 saham yang terdaftar pada indeks Shanghai Composite, 903 di antaranya menguat, 158 yang melemah, sedangkan 106 saham bergerak stagnan.

Saham Ping An Insurance Group Company of China Ltd. menguat 1,95%, sementara saham China Nuclear Engineering Corp. Ltd. terbalik 10,03%, berbeda dengan saham China Nuclear Power Co. Ltd. yang melesat 2,56%, dan ikuti oleh saham Zhejiang Chint Electrics Co. Ltd. melaju kencang 7,46%. Indeks CSI 300 di Shenzen yang berisi saham-saham bluechips melemah 0,72% atau senilai dengan 23,34 poin ke level 3.267,07.

Sebelumnya indeks CSI dibuka dengan kenaikan 0,12% atau senilai dengan 4,01 poin ke level 3.242,74. Seperti yang dilansir dari Bloomberg, Chen Hao, ahli strategi KGI Securities Co. di Shanghai,  “Pembelian pada bursa saham daratan China kemungkinan akan berlanjut selama beberapa bulan ke depan sejalan dengan meningkatnya kekhawatiran terhadap pelemahan yuan.”

5 hari sebelumnya Indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,68% atau senilai dengan 20,66 poin ke level 3.002,85, sedangkan indeks CSI300 ditutup turun 0,66% atau senilai dengan 21,60 ke posisi 3.238,73. Untuk minggu ini, CSI300 telah merosot 2,4%, persentase penurunan mingguan terbesar sejak tanggal 22 April. Sementara Shanghai Composite melemah 2,5%.

Data positif ekonomi China bulan Agustus yang dirilis pada Selasa, yang menunjukkan produksi pabrik dan penjualan ritel tumbuh lebih cepat dari yang diharapkan, gagal menghidupkan kembali pasar. Ia mengatakan, hari libur panjang di China pekan ini mulai besok hingga akhir pekan akan membatasi minat investor pada aset berisiko. Sebagian besar sektor melemah, dipimpin oleh sektor transportasi dan infrastruktur   –    SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : vibiznews.com